Inisiasi Pembangunan Masjid, Ketua DMI Bulukumba Bicara Korelasi Ibadah-Ekonomi
Sejatinya, masjid memiliki banyak fungsi. Bukan sebatas tempat ritual ibadah saja. Tapi juga bidang ekonomi dan pendidikan.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bulukumba Andi Muttamar Mattotorang mengungkapkan pentingnya persatuan dalam masyarakat. Sebab, manusia memiliki ikatan batin untuk hidup bersama secara harmonis.
Menurut dia, manusia harus saling memberi manfaat. Bantu membantu adalah asas kehidupan bermasyarakat. Tak ada manusia yang mampu hidup sendiri. Antara manusia satu dan lainnya pasti saling membutuhkan.
Keyakinan dibarengi tekad yang kuat membuat mantan Ketua DPRD Bulukumba itu, tak henti-hentinya berbuat untuk kepentingan publik. Meski kini, dia tak punya jabatan pemerintahan.
Salah satunya menginisiasi pembangunan masjid di Desa Batu Karopa, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba. Dia mengaku pembangunan masjid tersebut, karena ada keinginan bersama. Ada semangat bersama. Juga ada tujuan bersama.
"Pembangunan masjid ini karena cita-cita bersama Ndi'. Tanahnya dihibahkan oleh Pak Arman Haji Barang kepada Dewan Masjid Indonesia untuk dimanfaatkan masyarakat," kata Muttamar Mattotorang, Sabtu (10/7/2021).
Dia menerangkan, anggaran pembangunannya pun dari berbagai sumber. Para dermawan ikut berlomba-lomba menyumbangkan pasir, batu bata, maupun semen. Bahkan, saat peletakan batu pertama oleh Pemerintah Daerah, ada sumbangan semen 250 sak.
"Dan alhamdulillah pembangunannya sudah mencapai 30 persen. Ada 5 pintu dan 10 daun kusen terpasang semua," kata Muttamar, sembari mengajak dermawan lainnya untuk ambil bagian.
Muttamar mengatakan, luas bangunan masjid yakni 16 x 11 meter. Sementara area parkir sekira 15 meter. Semuanya dihibahkan oleh pemiliknya.
"Untuk pengelolaan sudah dibentuk panitia. Ada juga buku rekening kepada siapa saja yang ingin beramal. Anggarannya sampai tuntas diperkirakan Rp 400 juta," ujarnya.
Antusiasme masyarakat, tambahnya, sangat besar. Mereka secara sukarela menyiapkan makanan untuk tukang setiap hari secara bergantian. Benar-benar memburu target untuk segera rampung.
"Kita target masjid ini selesai sebelum masuk bulan Ramadan tahun 2022 nanti, sehingga sudah digunakan untuk salat tarwih," kata Muttamar.
Dia menyebut, awalnya, tanah itu akan diwakafkan ke Saudi Arabia untuk pembangunan masjid. Namun, pandemi COVID-19 melanda dunia, menyebabkan rencana tersebut batal.
"Setelah itu kami bertemu kembali. Dia (Arman Haji Barang) menawarkan ke DMI untuk pembangunan masjid. Dan kami mencarikan solusinya," katanya.
Muttamar mengatakan, sejatinya, masjid memiliki banyak fungsi. Bukan sebatas tempat ritual ibadah saja. Tapi, cakupannya luas. Termasuk di bidang ekonomi dan pendidikan.
"Nanti akan ada koperasi DMI. Yang jelas kita akan memakmurkan masjid & masjid akan memakmurkan jamaah. Selain itu, masjid jadi tempat konsolidasi jamaah, bermusyarawarah, pendidikan maupun pelayanan kesehatan," tukasnya.
