Sabtu, 03 Juli 2021 16:51

TGUPP Bentukan Sudirman Didominasi Profesor, Direktur MIND: Pola 'Kolonial'

Haeril Al Fajri
Haeril Al Fajri

TGUPP didominasi kalangan akademisi. 15 orang di antaranya bergelar profesor. Namun dianggap tak merepresentasi semua bidang.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND) Haeril Al Fajri mengkritik tenaga ahli Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bentukan plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman. TGUPP yang didominasi para profesor dinilai mirip pola 'kolonial'.

"Kita sebenarnya berharap karena Pak Plt bisa dikatakan representasi dari generasi muda maka pola kepemimpinannya dapat melihat perkembangan zaman dan tantangan ke depan, terutama mengenai transformasi digital dan bonus demokgrafi tapi dalam TA TGUPP tidak ada bidang Teknologi Informasi dan Kepemudaan," tutur Inspirator muda asal Tana Luwu ini dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/7/2021).

Menurut Haeril, 28 TA TGUPP yang baru dilantik tidak kekinian. Ini dapat dilihat dari orang-orang yang diangkat dalam tim tersebut.

Baca Juga

Kata dia, Sulawesi Selatan yang kaya sumber daya, baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) tidak stagnan pada pola pengelolaan gaya 'kolonial'.

"Zaman berubah begitu sangat cepat, seharusnya pemerintah memiliki terobosan pengelolaan pemerintahan di era VUCA ini. Jangan stagnan pada pola 'kolonial," tutup Haeril.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengganti anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP pekan lalu. Di era Nurdin Abdullah, TGUPP berjumlah 25 orang. Namun saat ini bertambah menjadi 28 orang.

TGUPP didominasi kalangan akademisi. 15 orang di antaranya bergelar profesor.

Diantara nama nama itu ada Prof Ambo Ala yang diberi amanah di bidang Ketahanan Pangan. Lalu ada juga

Prof Murtir Jeddawi (pemerintahan) dan Prof Abrar Saleng (hukum agraria dan SDA).

Ada pula Prof Sukarno Aburaera (Hukum), Prof Daud Malamassam (kehutanan), Prof Supratman (kehutanan) dan Prof Lella Rahim (peternakan). Prof Veni Hadjuh (gizi masyarakat juga berada dalam TGUPP berikut Prof Syarifuddin Wahid (manajemen rumah sakit).

TGUPP ini adalah tim ahli yang membantu gubernur dalam melaksanakan visi misi kerja selama masa kepemimpinan Andi Sudirman.

Berikut tim TGUPP bentukan plt Gubernur Sudirman Sulaiman:

1. Prof Ambo Ala (Ketahanan Pangan)

2. Haris Bahrun (Pertanian)

3. Prof Murtir Jeddawi (Pemerintahan)

4. Prof Abrar Saleng (Hukum Agraria dan SDA)

5. Prof Sukarno Aburaera (Hukum)

6. Zulkifli Aspan (Hukum Tata Negara)

7. Prof Daud Malamassam (Kehutanan)

8. Prof Supratman (Kehutanan)

9. Prof Lella Rahim (Peternakan)

10. Prof Veni Hadjuh (Gizi Masyarakat)

11. Djuanidi Machdar (Gizi Masyarakat)

12. Ema Alasiry (Gizi Masyarakat)

13. Aida Juliaty (Tumbuh Kembang Anak)

14. Prof Syarifuddin Wahid (Manajemen Rumah Sakit)

15. Syahrir Pasinringi (Manajemen Rumah Sakit)

16. Indahwaty Sihdin (Manajemen Rumah Sakit).

17. Prof Musbir (Perikanan dan klKelautan)

18. Prof Muh Hatta Fattah (Perikanan dan Kelautan)

19. Akib Patta (Percepatan Pembangunan Wilayah Kepulauan)

20. Prof Hamzah Upu (Pendidikan)

21. Prof Muh Asdar (Ekonomi dan UMKM)

22. Andi Rasde Sumange (Ekonomi dan UMKM)

23. Agussalim (Ekonomi Pembangunan)

24. Prof Arifuddin (Akuntan)

25. Prof Wahyu Piara (Infrastruktur)

26. Farouk Maricar (Pengairan)

27. Idris Leo (Perencanaan Wilayah)

28. Diyah Yumeina (Hubungan Kerjasama Internasional).

 

Editor : Muh. Syakir
#TGUPP Sulsel #Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman #Profesor
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer