Senin, 21 Juni 2021 11:52

Punya Rasa Mendunia, Wajo Tertarik Kembangkan Budidaya Kopi Robusta Majene

Bupati Wajo Amran Mahmud mengunjungi lokasi budidaya kopi Robusta di Majene.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengunjungi lokasi budidaya kopi Robusta di Majene.

Bupati meminta Dinas Pertanian Wajo melakukan pendataan dan pengkajian prospek komoditas kopi Robusta Majene. Kopi ini punya kekhasan tersendiri.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Bupati Wajo Amran Mahmud menghabiskan akhir pekan dengan mengunjungi beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Amran tertarik mengembangkan budidaya Kopi Robusta dari Majene.

Usai menemui Bupati Majene, Lukman, Bupati Wajo bersama rombongan menyempatkan menjelajahi pegunungan yang curam untuk mengunjungi langsung penangkaran bibit dan perkebunan kopi di Desa Kurrak, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar.

Rombongan disambut oleh tuan rumah, pembina perusahaan Sari Bumi Surya yang menaungi penangkaran bibit dan budidaya kopi di Desa Kurrak. Salah satu bibit dan budidaya kopi di sana adalah Robusta, yang memungkinkan tumbuh di ketinggian 0-700 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga

Pada kesempatan ini, pihak perusahaan Sari Bumi Surya memberikan gambaran sekaligus sharing tentang penangkaran bibit dan budidaya kopi Robusta sekaligus model kerja sama dengan Bumdes kepada rombongan. Pihak perusahaan menjanjikan kerja sama yang saling menguntungkan.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada tuan rumah atas sambutan dan sharing-nya.

"Kita berharap komoditi ini bisa tumbuh dan berkembang, khususnya di wilayah Kabupaten Wajo. Apalagi sesuai instruksi presiden bahwa tahun ini kita fokus pada pemulihan ekonomi. Mudah-mudahan ini adalah salah jawaban atas keinginan kami untuk memulihkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat Wajo," kata Amran.

Dia meminta kepada Dinas Pertanian Wajo untuk melakukan pendataan dan pengkajian prospek ekonomis komoditas ini serta peluang budidaya di Wajo.

"Saya minta kepada kepada Dinas Pertanian agar melakukan kajian dan penelitian terkait komoditi ini. Kemudian sandingkan komoditi lainnya, misalnya pala, merica, dan jagung, khususnya pada aspek ekonomis," ucapnya.

Amran melanjutkan, Wajo bisa mencontoh pola pengelolaan Bumdes di Desa Kurrak. Yakni kopi hasil budidaya petani dibeli oleh Bumdes kemudian Bumdes yang mengolah sehingga menjadi serbuk kopi Robusta siap seduh.

"Kami berharap kepada para kepala desa agar bisa menerapkan pola yang sama meskipun untuk komoditi lainnya. Saya harap Ibu Kadis PMD untuk bisa mendampingi para kepala desa kita," lanjutnya.

Meski di tengah rintik hujan, Amran mengunjungi langsung pohon kopi budidaya masyarakat guna melihat langsung pohon dari produk mentah buah yang hasil olahan yang dikagumi hampir seluruh kalangan ini.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Wajo Amran Mahmud #Kopi Robusta #Kopi Majene
Berikan Komentar Anda