BONE, PEDOMANMEDIA - Sepekan pasca-Ramadan hingga saat ini pesta pernikahan telah marak digelar di wilayah kota hingga pelosok desa di Kabupaten Bone. Merespons hal ini Satgas Covid-19 Bone mengingatkan masyarakat akan penyebaran Covid-19 yag masih mengancam.
Jubir Satgas Covid-19 Bone Yusuf mengatakan, sekarang ini bagi daerah yang zona kuning dan hijau diperkenankan membuka kegiatan dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Olehnya itu, ia mengingatkan dan mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan atas dasar kesadaran bukan karena pengawasan.
"Mari kita menjadikan protokol kesehatan Covid-19 sebagai perilaku yang membumi pada diri masing-masing. Bukan karena atas perintah atau aturan yang ditetapkan apalagi karena ada yg mengawasi, tetapi ada keasadaran dari hati bahwa pandemi masih berlangsung," kata Yusuf kepada PEDOMANMEDIA, kemarin.
Sekretaris Dinas Kesehatan Bone itu meminta masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Kata dia, dalam menangkal penularan Covid-19 yang bisa dilakukan adalah melaksanakan protokol kesehatan secara ketat pada setiap aktivitas kemasyarakatan.
Terlebih, Satgas Covid-19 masih melihat adanya oknum masyarakat yang kerab abai atau bahkan tidak peduli dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Perilaku abai demikian tidak hanya potensi bahayakan dirinya tapi juga keluarga dan masyarakat di lingkungannya.
"Kalau bicara kepatuhan secara keseluruhan tidak. Tapi saya melihat memang ada masyarakat yang betul-betul megerti apa yang harus dilakukan. Tapi ada juga yang memang abai dan tidak peduli (prokes)," ungkapnya
Dalam laporan Satgas Covid-19 Bone hingga Selasa 8 Juni 2021 pukul 20.00 Wita, total konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bone sebanyak 1287 kasus, dengan rincian sembuh 1245 orang, meninggal 39 orang, dan dirawat 3 orang.
BERITA TERKAIT
-
RI Patut Waspada, COVID-19 Kini Meledak di Thailand Hingga 65 Ribu Kasus
-
Covid-19 Melesat Lagi di Singapura-Thailand, Indonesia Waspada
-
Covid-19 Naik Lagi, Jokowi: Wajib Masker Belum Perlu Diterapkan
-
Covid di RI Naik Lagi, Pemerintah akan Terapkan Vaksin Booster Ketiga
-
Singapura Dihantam Gelombang Baru Covid-19, Indonesia juga Naik 80%