Jusrianto : Jumat, 16 Oktober 2020 20:47
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi saat Kunker di Wajo.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Budi Arie Setiadi mengunjungi lokasi transmigrasi UPT SP 2 Bekkae, Desa Passeloreng, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Jumat (16/10/2020). Budi Arie mengucurkan sejumlah bantuan.

Bantuan yang dikucurkan diantaranya pembangunan jalan beton sepanjang 1,4 KM dengan anggaran Rp3,1 miliar, pembangunan rumah transmigran 40 unit sebesar Rp2,6 miliar, embung dengan anggaran Rp500 juta, dan juga pembangunan infrastruktur lainnya.

Ia berharap dengan bantuan yang dikucurkan ini dapat meningkatkan semangat warga transmigran untuk mengelola lahan yang diberikan.

“Mudah-mudahan bisa meningkatkan pendapatan, menyekolahkan anak dan jadi cerita indah di transmigrasi untuk anak cucu,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wamendes menyempatkan diri berdialog dengan warga transmigran.

Budi Arie Setiadi menyampaikan, sebagai pendatang, para transmigran diminta bisa bersosialisasi dan berkomunikasi juga gotong royong dengan warga lokal agar pembangunan di Indonesia ini bisa lebih maju.

“Sudah waktunya kita kembali membangun dan memperhatikan desa karena kekuatan Indonesia ada di desa,” katanya

Selain berdialog dengan warga, Budi Arie bersama pejabat yang hadir juga melakukan penanaman bibit padi Gogo varietas lokal organik di sebuah lahan yang telah disiapkan. Ia juga memperkenalkan beras merah organik yang dihasilkan dari varietas lokal yang ditanam di areal transmigrasi itu.

Budi Arie terlihat sangat antusias mendatangi Wajo dan kawasan transmigrasi SP 2 Bekkae. Bahkan, Wamendes Budi Arie juga mencoba mengenakan traktor yang digunakan untuk membajak di lahan sawah itu.

"Selama saya menjadi warga negara Indonesia, ini pertama kalinya saya ke Wajo. Saya nikmati semua sajian khas Wajo," ungkapnya.