Minggu, 30 Mei 2021 07:04

Inas Utami Temui Gadis Bulukumba Korban Kekerasan Seksual Ayah: Jangan Terulang

Inas Utami memberi motivasi kepada I korban kekerasan seksual anak.
Inas Utami memberi motivasi kepada I korban kekerasan seksual anak.

Korban mengalami trauma akibat kekerasan seksual yang terjadi sejak tahun 2018 sampai 2020 oleh ayah kandungnya.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Inas Utami Muchtar menemui I (16) remaja perempuan asal Bulukumba yang menjadi korban kekerasan seksual ayah kandungnya. Inas menemui I yang tengah menjalani pemulihan trauma di Makassar.

Inas datang ditemani Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar Tenri A Palallo. Inas menyampaikan empati terhadap korban.

"Saya sangat prihatin dengan kasus yang menimpa korban. Dia perlu motivasi agar bisa bangkit kembali," ujar Inas.

Baca Juga

Menurutnya, korban butuh penanganan psikologis yang mengalami trauma akibat kekerasan seksual yang terjadi sejak tahun 2018 sampai 2020. Ayah kandung yang menjadi pelaku kini sudah ditahan oleh pihak Polres Bulukumba.

Karena di Kabupaten Bulukumba belum memiliki layanan psikologi, makanya pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bulukumba meminta bantuan layanan psikologi di Makassar.

Olehnya itu, menurut Inas, Pemda Bulukumba berterima kasih kepada DP3A Kota Makassar yang sudah membantu memberikan layanan psikologi untuk korban. Termasuk layanan rumah aman bagi korban yang mengaku telah mendapat teror.

Inas Utami Muchtar berharap agar kasus kekerasan seksual seperti itu tidak terulang kembali. Ia menyayangkan kasus yang dialami korban I lama baru terungkap.

"Sebagai generasi muda kita harus segera berbenah dan bertindak, agar jangan sampai kasus kekerasan seksual ini kembali terulang," terang Inas usai menemui korban di Rumah Aman Makassar, kemarin.

Atas kasus yang menimpa korban I, Inas berharap pelaku mendapatkan hukuman yang berat dan setimpal sehingga menjadi efek jera bagi para orang tua yang memperlakukan anaknya tak senonoh.

"Harus diberikan efek jera sehingga tidak ada lagi orang tua yang seenaknya berbuat dzalim kepada anaknya," pintanya.

Inas juga berharap adanya peran semua pihak untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual, baik melalui berbagai kegiatan edukasi maupun pembinaan keluarga. Selain itu dibutuhkan kesadaran para pemuda dengan memperkuat iman dan taqwa kepada Tuhan.

Lebih lanjut dirinya juga mengajak generasi muda Bulukumba untuk bersikap hati-hati dalam pergaulan. Harus memfilter teman dan melihat kondisi lingkungan.

Editor : Muh. Syakir
#Inas Utami #Bulukumba #Kekerasan Seksual Anak
Berikan Komentar Anda