LUTRA, PEDOMANMEDIA - Bupati Lutra Indah Putri Indriani meninjau langsung kondisi rumah jabatan bupati (Rujab) Sejak diterjang banjir bandang 13 Juli 2020 yang lalu, hingga saat ini bangunan yang juga terdaftar sebagai cagar budaya itu belum direnovasi hal itu menjadi fokus pemerintah daerah ke depan.
Belum direnovasinya Rujab bupati Lutra yang rusak parah pasca diterjang banjir bandang 13 Juli 2020 yang lalu karena Pemkab Lutra fokus pada penanganan, pemulihan hingga mengupayakan semua korban banjir bandang ditangani dengan baik.
"Sebelumnya kita fokus bagai mana masyarakat kita yang menjadi korban itu ditangani, bagaimana mereka yang ke hilangan tempat tinggal mendapat hunian lagi. Alhamdulillah kita kembali dapat bantuan hunian tetap 897 unit dari BNPB, dan kita harap tahun ini semua selesai di bangun," kata Bupati Lutra Indah Putri Indriani.
"Karena hunian untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal kemarin sudah bisa kita pastikan ada, makanya kita mulai fokus pembenahan aset kita yang rusak termasuk rumah jabatan," sambung bupati perempuan pertama di Sulsel itu.
Malam kemarin Indah meninjau langsung kondisi rumah jabatan bupati, kondisi bangunan yang juga terdaftar sebagai cagar budaya itu memang masih memprihatinkan, sehingga ke depan perbaikan rumah dinas itu menjadi salah satu yang difokuskan oleh pemerintah kabupaten Lutra.
BERITA TERKAIT
-
Telan Miliaran, Proyek Atap Tribun Lapangan Bakti Torut Ambruk Sebelum Diresmikan
-
Andi Rahim Instruksikan Patroli Gabungan Jaga Ramadan dan Nyepi di Lutra
-
Bupati Lutra Andi Rahim Buka Puasa Bersama Alumni Teknik Unhas Angkatan 96
-
Luwu Utara On Fire: Investasi Tumbuh 11,51%, Ekonomi Melenggang
-
Pemda Lutra Resmi Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Diimbau Dibayar Lebih Awal