Kamis, 15 Oktober 2020 21:04

Tepis Isu Dimutasi Karena Politik, Kapolres Pangkep Sebut Itu Pelecehan

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji.
Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji.

Pihaknya pun telah menelusuri akun media sosial yang dinilai melecehkan institusi Polri.

PANGKEP, PEDOMAN MEDIA - Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim aji menepis isu mutasi dirinya dikaitkan dengan Pilkada. Hal itu diungkapkan setelah viralnya postingan warganet di akun media sosial (Medos) yang menilai keberpihakan membekingi salah satu Paslon.

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengaku sangat menyesalkan adanya postingan yang mengaitkan mutasi dirinya dengan pelaksanaan Pilkada di Pangkep.

"Ada kata disitu yang dilihat sebagai kata beking yang dalam bahasa Bugis dekkeng. Padahal kami sama sekali tidak pernah membekingi siapapun, tidak berpihak, apalagi jika dikaitkan dengan Pilkada, semuanya sama, netralitas di institusi kami adalah harga mati," paparnya, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga

Pihaknya pun merasa postingan itu telah melecehkan dirinya baik secara pribadi maupun instansi. 

"Sebab definisi dekkeng memiliki konotasi negatif. Kata dekkeng itu sama saja orang yang mengurus-urus," paparnya.

Olehnya itu, pihaknya meminta Satreskrim Polres Pangkep untuk menyelidiki dugaan pencemaran nama baik itu.

"Sudah ditangani Reskrim. Saksi juga mulai diperiksa. Termasuk kami akan hadirkan ahli bahasa juga," jelasnya.

Sementara itu, Burhanuddin salah seorang warganet membenarkan telah dipanggil sebagai saksi oleh Satreskrim Polres Pangkep.

"Iya tadi sudah dipanggil. Ada beberapa hal yang dikonfirmasi sebagai saksi terkait postingan di akun media sosial," katanya.

Penulis : Tajuddin
Editor : Jusrianto
#Polres Pengkep #Pelecehan #Mutasi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer