Senin, 10 Mei 2021 09:10

Dari Gelap-gulita, ini Penampakan Jembatan Teko Bulukumba yang Bermandi Cahaya

Jembatan Teko Bulukumba yang kini diterangi lampu warna warni.
Jembatan Teko Bulukumba yang kini diterangi lampu warna warni.

Ada 28 unit lampu yang akan dipasang sebagai penerang jembatan. Di mana pembagiannnya 8 unit berwarna biru dan 20 unit warna kuning

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Jembatan Teko Bulukumba kini berubah penampakan. Jembatan yang dulunya gelap gulita, kini bermandi cahaya.

Jembatan yang terletak di jalan poros Bulukumba-Bantaeng dan Sinjai itu, mulai dipasangi lampu penerang sejak Minggu (9/5/2021). Lampu warna warni itu dipasang di berbagai sudut.

Sebelum Jembatan Teko, juga telah dipasang lampu hias pada taman Bundaran Pinisi. Bundaran Pinisi kini berubah jadi spot foto selfi.

Baca Juga

Salah seorang warga kota Bulukumba, Andi Didi yang ikut memasang lampu penerangan di Jembatan Teko, merasa bangga pernah berjuang di barisan pemenangan Andi Utta-Edy Manaf di Pilkada Bulukumba 2020 lalu. Kata dia, dalam waktu relatif singkat Andi Utta-Edy Manaf memberi banyak sentuhan perubahan.

"Ini baru namanya dikerja bukan dicerita," ucapnya

Andi Didi juga mengapresiasi pemasangan lampu penerangan di atas jembatan.

"Jadi mulai Minggu sore tadi, Jembatan Sungai Teko kita sudah nyalakan. Menyusul tiga jembatan lainnya, masing masing Jembatan Sungai Batukaropa, Jembatan Sungai Bijawang dan Jembatan Sungai Lembang," katanya, Minggu (9/5/2021) malam.

Andi Didi menambahkan, ada 28 unit lampu yang akan dipasang sebagai penerang jembatan, di mana pembagiannnya 8 unit berwarna biru dan 20 unit warna kuning.

Ia menyebut, pengadaan dan pemasangan lampu penerangan tersebut, hanya bersumber dari dana pribadi. Artinya, lanjutnya, dari awal sejak menjabat bupati dan wakil bupati, keduanya mau melihat Bulukumba ini lebih bagus.

"Jadi di tengah Tim Pengendali Banjir menyasar drainase dan kanal yang dipenuhi sampah dan sedimen lumpur, tim lainnya juga bekerja memasang lampu penerangan untuk 4 jembatan," jelas Andi Didi, yang juga putra Almarhum HA Adnan Manaf, mantan Ketua DPRD Bulukumba.

Kendalikan Banjir

Banjir juga mulai dikendalikan di Bulukumba. Terbukti, hujan deras mengguyur dalam tiga hari terakhir, titik-titik banjir berkurang drastis.

“Tahun sebelumnya jika terjadi hujan lebat seperti ini, sudah terjadi luapan air di beberapa titik yang memang jadi langganan tiap tahun. Tapi kali ini, di titik itu juga tidak ada lagi genangan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba Andi Akrim Amir, Jumat (7/5/2021).

Pemkab Bulukumba memang berupaya keras dalam penanganan banjir beberapa bulan ini. Nyaris semua perangkat bergerak demi mewujudkan Bulukumba sebagai 'Kota Bebas Banjir'.

Tim Satgas Pengendali Banjir terjun langsung mengeruk dan mengangkut sedimentasi yang menghambat saluran kanal dan drainase di sejumlah titik di kota Bulukumba. Tak hanya itu, alat berat juga ikut diterjunkan.

Alat berat memback up Tim Satgas Pengendali Banjir untuk mengangkut sampah dan sedimentasi.

Andi Akrim Amir menerangkan biasanya di Bulukumba jika terjadi hujan lebat dengan durasi yang lama, air akan cepat meluap. Titik genangan juga cukup banyak. Tapi sekarang wilayah genangan mulai berkurang.

Ketua Tim Pengendali Banjir Bulukumba, Andi Zulkifli Indrajaya mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan. Sebab hujan masih terus turun hingga larut malam.

Pengendalian banjir menjadi salah satu program prioritas Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf. Ia mengatakan, banjir menjadi persoalan cukup serius. Karena itu dalam 100 hari ia menargetkan setidaknya bisa menekan area-area genangan dalam kota.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Jembatan Teko Bulukumba #Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer