Muh. Syakir : Minggu, 02 Mei 2021 06:44
Pesantren di Baraka, Enrekang yang terbakar kemarin.

ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Sebuah pesantren di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang mengalami kebakaran hebat, Sabtu (1/5/2021). Pesantren ini luluhlantak dilalap api. Tak satupun barang berharga yang berhasil diselamatkan.

Kebakaran ini adalah peristiwa yang ke sekian sejak 2021. Dan lagi-lagi karena keterbatasan sarana, regu pemadam tak berhasil menjinakkan api dengan cepat. 

Warga kecewa. Pemkab dinilai abai. Sarana dan prasarana pemadam yang tak memadai membuat regu pemadam tak bekerja optimal. Akibatnya, beberapa kasus kebakaran akhir akhir ini gagal diatasi. 

Ironisnya, usulan revitalisasi sarana pemadan tak pernah terealisasi. Meski setiap tahun diusul. 

Atas kekecewaan ini warga melayangkan surat terbuka untuk Bupati Enrekang Muslimin Bando dan DPRD. Masyarakat mengaku muak dengan kelakuan eksekutif dan legislatif.

Dalam surat itu warga menyindir ironi sarana pemadam yang minim. Dan di saat yang sama bupati dan DPRD tak berhenti gonta-ganti mobil dinas. 

Surat terbuka warga itu viral di Facebook dan group group WhatsApp seperti yang diposting oleh satu satu akun Facebook atas nama Lukman ST. Berikut surat terbuka buat Bupati Muslimin Bando.

Pak Bupati & Pak Dewan yang terhormat.

Asslamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

Kita tidak menentang kehendak Allah. SWT atas cobaan yang dicobakan kepada kita Umat Manusia. Namun Miris rasanya bagi kita di Kabupaten Enrekang dengan kejadian kebakaran yang terjadi begitu sering tanpa bisa diatasi.

Hari ini kejadian kebakaran menimpa Pesantren Rumbo di Kecamatan Baraka, entah apa penyebabnya. Tidak ada yang tersisah semua luluhlantah oleh api.

Tahun lalu Kebakaran Pasar Sentral Baraka yang hanya menyisakan Arang dan puing. Bahkan 2 bulan lalu rumah kami juga ditimpa musibah kebakaran.

Kami tak menyalahkan siapa-siapa, semua itu kehendak Sang Pencipta. Namun setidaknya Bapak Bupati dan Bapak2 Dewan untuk segera merealisasikan penganggarkan Pengadaan DAMKAR disetiap kecamatan. Ini juga sesuai Janji Dewan Tahun lalu (tidak akan menandatangani) Anggaran jika prioritas Pengadaan Damkar tidak disetujui Pemerintah.

Pemerintah selaku Eksekutif dan DPRD Legislatif seharusnya merasionalkan otaknya untuk berfikir bahwa secara Geografis Kab. Enrekang ini berada Zona pegunungan.

Pak Bupati & Pak Dewan yang terhormat, 1 DAMKAR yg siapkan untuk mengcover 9 Kecamatan yaitu, Anggeraja, Alla, Baraka, Malua, Buntu Batu, Masalle, Baroko, Bungin, Curio itu sama saja dengan Omong Kosong.

DAMKAR inipun sedang dalam keadaan Rusak,

Ayolah Pak Bupati dan Dewan yang terhormat marilah kita berbenah untuk kepentingan Masyarakat Enrekang. Berhentilah berbangga mondar-mandir dengan Mobil Dinas mewah yang dibiayai oleh Rakyat tapi Karya Nihil,  Kami Muakkk....!!!

Sehatki Selalu

Pak Bupati & Pak Dewan Yang Terhormat

Terimakasih.