Rabu, 28 April 2021 06:32

Jejak Pelarian Sahar, Pembunuh Kadus Aliani: 72 Jam, 3 Kali Berpindah Kota

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Usai menghabisi Aliani, tersangka menuju Garuntungan. Dari sana dia langsung ke kota Parepare dan menumpang kapal ke Kalimantan.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Pelarian Sahar (28) terhenti di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Jumat 23 April 2021 lalu. Perburuan terduga pembunuh Aliani ini berlangsung lebih dari 72 jam.

Berikut ini jejak pelarian Sahar sebelum akhirnya tertangkap.

Usai menghabisi Aliani (34), Kepala Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Sahar kabur meninggalkan kampung halamannya. Dalam 72 jam ia beberapa kali berpindah kota.

Baca Juga

"Dia dua hari di Kalimantan bersembunyi. Satu hari di Jakarta" kata Kepala Unit Pidana Umum Sat Reskrim Polres Bulukumba, Ipda Daniel Nainggolan, Selasa (27/4/2021).

Tapi sebelum ke Kalimantan, lanjutnya, tersangka sempat ke rumah keluarganya di Desa Garuntungan, Kecamatan Kindang, Bulukumba.

"Di sana dia titip motor dengan badiknya. Tapi keluarganya tidak tahu kalau ada kasus begini," kata Daniel.

Daniel menjelaskan, tersangka tidak sempat nginap di Garuntungan. Dia langsung menuju ke kota Parepare untuk menunggu kapal.

"Dari Parepare inilah, tersangka langsung ke Kalimantan," ujarnya.

Dari Kalimantan ia berencana ke Papua lewat bandara Jakarta. Saat penerbangan dari Papua ke Jakarta, jejaknya teridentifikasi. 23 April tim Reskrim Polres Bulukumba menuju Bandara Soekarno Hatta dan berhasil meringkus Sahar saat menanti penerbangan ke Papua. 

Daniel menerangkan motif pembunuhan dugaan sementara karena kekecewaan tersangka terhadap korban. Tersangka marah karena pengerjaan jalan beton tidak sampai ke depan rumahnya.

"Kalau menurut pengakuan dari tersangka, infonya dia tidak mendapat perlakuan yang adil. Ada yang tidak dicor di dekat rumahnya," ungkapnya.

Meski begitu, menurut Daniel, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah pembunuhan ini berencana atau bukan. Penyidik mendalaminya.

"Tersangka melakukan dengan sebilah badik. Kalau soal pembunuhan berencana atau bukan, itu masih didalami" terangnya.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Kasus pembunuhan Kadus Aliani #Polres Bulukumba
Berikan Komentar Anda