WAJO, PEDOMANMEDIA - Bupati Wajo Amran Mahmud menyampaikan duka mendalam peristiwa tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402. Diketahui, KRI Nanggala-402 terpecah menjadi tiga bagian.
Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.
"Atas nama Pemkab dan seluruh masyarakat Wajo, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi yang menimpa kapal selam KRI Nanggala 402," ucap Amran Mahmud.
“Semoga, mereka semua tercatat sebagai syuhada dan pejuang bangsa. Keluarga mereka semoga juga senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan. Amin,” tutur orang nomor satu di Bumi Lamaddukklleng ini.
Sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak sejak Rabu, 21 April 2021. KRI Nanggala-402 dibuat tahun 1977 di HDW (Howaldtswerke Deutsche Werft) Jerman dan bergabung dengan jajaran TNI AL pada tahun 1981.
BERITA TERKAIT
-
Bupati Andi Rosman Lepas CJH Wajo di Islamic Centre, Ingatkan Prinsip Yassiwajori
-
Temui Mentan, Andi Rosman Usul Penambahan Bantuan Alsintan-Irigasi di Wajo
-
Hadiri Halal Bi Halal Kemawa, Andi Rosman Bicara Nilai-nilai Siri' na Pacce
-
Wabup Baso Rahmanuddin Dorong Layanan Imigrasi di MPP Wajo Lebih Optimal
-
Bertemu Andi Rosman, CSIRO Australia Paparkan Proyek AquaWatch di Danau Tempe