WAJO, PEDOMANMEDIA - Komisi II DPRD Wajo melakukan kunjungan kerja di Balai Besar Wilayah Pompengan Je'neberang. Kunjungan itu terkait tindak lanjut hasil kunjungan di SPAM PDAM Kecamatan Maniangpajo yang sudah 4 tahun tak diberdayakan.
Kunjungan itu dipimpin ketua Komisi II Sudirman Meru dampingi sejumlah anggota A Witman Hamzah, Andi Bakti Werang, Mursalim, A Sarwan, Risaldi, A Rasadi, dan turut mendampingi Komisi II, Direktur PDAM Kabupaten Wajo Andi Dedy Ahmad Iqbal.
Rombongan Komisi II diterima oleh Kepala Balai Besar Walennae Sungai Pompengan Jenneberang BBWSPJ yang diwakili Kepala Tata Usaha (KTU) Muhammad Nasir yang didampingi PPK PAB Asnaini dan Kortek SNVT ATAB Khaira Faza.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo Sudirman Meru mengatakan, hasil pertemuan dengan Balai Besar kalau rekomtek dari BBWS Pompengan Jenneberang terhadap pengambilan air waduk Kalola SPAN Maniangpajo tidak didesain untuk kepentingan air baku.
"Selain dari kepentingan irigasi, selain itu ada saat waduk Kalola krisis air di musim kemarau, sehingga air tidak bisa diambil lagi," ungkapnya.
Sesuai petunjuk BBWS Pompengan Jenneberang, pihaknya akan koordinasi dengan PU Cipta Karya, untuk mencarikan solusi pemberdayaan SPAM Maniangpajo, untuk sumber air bakunya atau merelokasi bangunan itu.
"Dan BBWS Pompengan Je'neberang siap memprogramkan pembangunan DAM air baku jika Pemkab Wajo bersurat dan menyediakan lahan," terangnya.
"Jika dibiarkan berlarut-larut akan mengalami kerusakan berat, apa lagi kalau didasari dengan biaya penyusutan per tahun," ucap legislator PAN ini.
BERITA TERKAIT
-
Sempat Mangkrak, Komisi III DPRD Wajo Pastikan Proyek Kawasan Kumuh Lanjut Tahun ini
-
DPRD Wajo Pertanyakan Proyek Jalan Kota Baru di Sabbangparu: Tak Ada Asas Manfaat!
-
Komisi I DPRD Wajo Harap Operasi Ketupat 2026 Fokus Jaga Objek Vital di Jalur Mudik
-
Hadiri Forum OPD Wajo, Junaidi Muhammad Soroti Keselarasan RPJM dan Anggaran Bencana
-
Anggota DPRD Wajo H Mustafa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanasitolo