Giliran HMTI Soroti Polres Torut Soal Judi Sabung Ayam: Jangan 'Masuk Angin'
Kearifan lokal harus tetap dilestarikan. Namun tidak boleh ada aktivitas yang meresahkan. Apalagi bertentangan dengan hukum.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Himpunan Mahasiswa Toraya Indonesia (HMTI) menilai Polres Toraja Utara tidak serius dalam menangani judi sabung ayam. HMTI menyebut kepolisian menangani persoalan secara parsial. Tidak komprehensif.
"Polres Torut hanya melakukan pembubaran. Tidak menangkap pelaku. Ini pola penanganan yang parsial. Kalau sekadar dibubarkan, besok akan muncul lagi," tandas Sekretaris Jenderal HMTI Alfa Tangdilian, Senin (19/4/2021).
Ia mengatakan, harusnya kepolisian peka menangkap dampak judi sabung ayam ini. Di mana dampak sosialnya sangat komplet. Butuh penanganan yang lebih serius.
"Makanya kami sesalkan ini Polres Toraja Utara tidak menunjukkan keseriusan dalam penanganan judi sabung ayam. Dimana, kita ketahui bersama apa yang telah mereka lakukan itu melanggar hukum, kenapa jika orang melanggar hukum ini mereka tidak ditangkap sebagaimana mestinya. Itu yang membuat kita miris," ungkapnya.
Wajar kata Alfa jika ada sorotan dari publik. Menurutnya, sorotan masyarakat itu adalah cermin keresahan mereka.
"Jadi kan wajar kalau ada pertanyaan dalam benak kita semua kenapa kepolisian tidak serius dalam menangani judi sabung ayam. Kita tahu bahwa personel giat untuk membubarkan tetapi dalam skenario itu saja tidak ada tindak lanjut dan tidak ada efek jera untuk para pelaku judi sabung ayam ini," tambahnya.
Alfa berharap judi sabung ayam ini mampu diminimalisir. Sehingga tidak mendarah daging ke anak cucu kelak.
"Kalau mau diubah 360° saya kira tidak bisa, karena memang ini sudah barang yang sangat lama. Kegiatan yang sudah lama dilakukan oleh para pendahulu kita. Cuman yang kita harapkan sekarang itu adanya perubahan di dalam dinamika ini. Nah inilah kita tuntut polisi mengubah itu," katanya.
Alfa menjelaskan, kearifan lokal seperti budaya dan adat istiadat harus tetap dilestarikan. Namun di dalamnya tidak boleh ada aktivitas yang meresahkan. Apalagi bertentangan dengan hukum.
"Banyak yang bersembunyi di balik kearifan lokal. Ini berbahaya. Ini bisa merusak citra budaya kita," ketusnya.
Kata Alfa, pihaknya mendukung BPS sebagai Lembaga Spiritualitas untuk menjalankan fungsi kritiknya. Baik terhadap polisi maupun oknum penjudi yang berupaya membonceng pada isu isu budaya.
"Polres Torut harus betul-betul bekerja keras dengan tindakan agar tak menimbulkan spekulasi di masyarakat. Kita juga berharap Polres Torut jangan masuk angin lah," tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
