WAJO, PEDOMANMEDIA - Warga BTN Grandhill Atakkae, Kecamatan Tempe, Wajo sudah dua pekan mengeluhkan pendistribusian air dari PDAM Wajo. Dimana, Mesin Pompa Intake PDAM Ikk Pammana bermasalah.
Direktur PDAM Wajo Andi Dedhy Ahmad Iqbal menjelaskan bahwa tidak mengalirnya air diakibatkan adanya masalah kerusakan pada salah satu mesin pompa Intake PDAM Ikk Pammana.
"Maka pengaliran air ke lokasi bapak/ibu, khususunya daerah layanan PDAM Ikk Pammana mengalami pendistribusian aliran air tidak intens seperti sebelumnya,
itu dikarenakan hanya satu Mesin Pompa yang beroperasi di Intake PDAM Ikk Pammana saat ini yang dulunya ada dua mesin pompa Intake beroperasi," ungkapnya.
"Sehingga kapasitas air baku yang ada di (Recervoir) yang akan di Distribusikan memiliki debit volume air tidak terlalu signifikan banyak tertampungnya," tambahnya.
Meskipun begitu, PDAM Ikk Pammana tetap melakukan pendistribusian/penyuplaian aliran air ke zona wilayah layanan PDAM Ikk Pammana, hanya saja durasi waktunya tidak terlalu lama.
"Mohon maaf ketidaknyamanannya dan harap maklum," ungkapnya.
Selain itu juga sehubungan adanya perbaikan kebocoran pipa PDAM berdiameter 8 Inci di Atakkae, maka distribusi aliran air yang mencakup wilayah Grandhill 1, 2, 3, Btn cipta mandiri, Btn Arma, Btn Lapatoka, Perumnas, Atakkae dan sekitarnya mengalami gangguan beberapa saat.
Sementara itu, Andi salah satu perwakilan warga BTN Grandhill mengeluhkan hal tersebut dimana sebelumnya distribusi air PDAM berjalan lancar. Namun sejak dua pekan terakhir ini tersendat dan tidak lancar dari biasanya.
Sudah berapa hari ini air disini tidak lancar dan normal dari biasanya dan tentu ini sangat berdampak pada warga, dimana air bersih sangat dibutuhkan sehari-hari, apalagi bulan Ramadhan ini sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari hari memasak dan lain-lainya.
"Air sekarang PDAM tidak lancar dari biasanya, sehingga biasanya warga menggunakan bak penampungan air bersih (Galong Air) itu kosong karena air tidak lancar dari biasanya sehingga untuk pemakaian sehari hari jadi, " keluhnya.
"Untuk itu kami selaku warga BTN Grandhill sangat berharap kepada pihak PDAM agar dapat segera mungkin untuk mencarikan solusi atau perbaikan segera agar distribusi air bisa kembali berjalan normal dan lancar, apalagi air ini sangat dibutuhkan dan diperlukan untuk kebutuhan sehari hari baik memasak dan mandi juga kebutuhan lainya," jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Ramai Disorot Air Macet Melulu, PDAM Wajo Minta Maaf
-
Terdampak Proyek Jargas, Puluhan Titik Instalasi Air di Wajo Bocor
-
Permudah Pembayaran Pelanggan, PDAM Gandeng Bank Mandiri
-
DPRD Wajo Cari Solusi ke Balai Pompengan Soal SPAM PDAM di Maniangpajo tak Difungsikan
-
PDAM Wajo Catat Tunggakan Pembayaran Pelanggan Capai Rp2 M