Keluhkan Anggaran, Dinas Ketahanan Pangan Torut Belum Lakukan Operasi Pasar
Dinas Ketahanan Pangan keterbatasan alat dalam operasi pasar tersebut. Seperti kos tangan, tes kit pestisida, tes kit borax, tes kit formalin.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Toraja Utara (Torut), Barnetje S Toban mengaku belum menggelar operasi pasar di tahun 2021. Dengan alasan tidak ada anggaran.
"Terus terang untuk 2021 kami belum pernah turun," ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/4/2021).
Ia mengatakan bahwa, Dinas Ketahanan Pangan keterbatasan alat dalam operasi pasar tersebut. Seperti kos tangan, tes kit pestisida, tes kit borax, tes kit formalin.
"Alat yang dipakai itu harganya puluhan juta. Belum lagi uang makan, karena dalam kegiatan ini kami juga melibatkan Dinas Kesehatan," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa tahun 2021 ini pihaknya hanya mengelola anggaran sebesar Rp120 juta. Untuk melaksanakan kegiatan pengawasan pangan segar dan pangan olahan, implementasi dari Perda 20 tahun 2017 blm mencukupi untuk pengadaan alat teskit formalin, teskit borax, teskit pestisida.
Begitu juga untuk mendanai tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Perdagangan, Pertanian, Perikanan, Perhubungan, Satpol PP, Polsek, TNI, pemerintah setempat Camat dan Lurah.
"Rp120 juta dan itu 3 bidang. Jadi kami hanya melakukan pembinaan-pembinaan dan pelatihan," pungkasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
