TATOR, PEDOMANMEDIA - Kericuhan sempat mewarnai Sekertariat Golkar Tana Toraja. Sejumlah kader yang diduga menolak digelarnya Musyawarah Daerah DPD II terlibat adu mulut dengan para panitia, Selasa (6/4/2021).
Merangsek masuk kedalam ruang panitia, para Kader Partai pohon beringin itu berteriak lantaran menduga pelaksanaan Musda 11 April mendatang cacat hukum dan syarat dengan rekayasa.
"Tau peraturan tidak, masa tak seluruh pengurus dilibatkan dalam rapat Pleno pembentukan panitia Musda. Ini sudah direkayasa," teriak Purwanto, salah satu kader Partai Golkar Tana Toraja.
Diduga aksi ini juga dilatari karena 16 pimpinan Kecamatan diganti secara mendadak, sehingga memicu sejumlah kader untuk melayangkan protes.
Beruntung aksi itu dapat diredam, usai sejumlah kader lainnya datang dan menengahi.
"Tidak begini caranya kalau mau protes pak, mari dengan kepala dingin. Kami ini hanya panitia pak, kami tak punya hak untuk menjawab," tukas salah seorang panitia.
Diketahui perebutan kursi Ketua Golkar Tana Toraja memang telah memanas beberapa hari terakhir jelang Musda DPD II Golkar Tana Toraja 11 April mendatang.
Sejumlah pihak sebelumnya telah melayangkan protes dan meminta penundaan Musda, lantaran tidak menerima mekanisme yang dilakukan oleh panitia Musda.
BERITA TERKAIT
-
Sebut Golkar Tator Bakal Renggang, Jane Kecam Sikap Aldof
-
Terpilih Secara Aklamasi, Victor Datuan Batara Kembali Nahkodai Golkar Tana Toraja
-
Sekertariat Golkar Toraja Kembali Ricuh, Puluhan Kader Segel Kantor Dengan Gembok
-
Soal Musda Golkar Tator, Ketua Kosgoro: Saya Tidak Tahu
-
Diduga Cacat Prosedur, 16 Pimpinan Kecamatan Golkar Tator Minta Musda Ditunda