Minggu, 28 Maret 2021 22:38

ISKA Sampaikan Pernyataan Sikap, Kutuk Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

ISKA Sampaikan Pernyataan Sikap, Kutuk Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

Beberapa poin pernyataan sikap ISKA disampaikan Bernadeth. Ia menyampaikan keperihatin pada umat Katolik yang menjadi korban teror.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) DPD Sulsel merespons bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, pagi tadi. ISKA mengutuk keras aksi teror itu.

"Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) DPD Sulsel mengutuk keras tindakan teror bom bunuh diri yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang terjadi di Gereja Katedral Makassar," ujar Ketua ISKA Sulsel Bernadeth Tongli, dalam pernyataan sikapnya, Minggu (28/3/2021).

Bernadeth juga menyampaikan keperihatin pada umat Katolik yang menjadi korban teror. Apalagi kata dia, teror dilakukan di tengah suasana perayaan besar keagamaan bagi umat Katolik (Minggu Palma).

Baca Juga

"Karena itu kami meminta kepada aparat untuk mengusut tuntas dan menangkap dalang dari bom bunuh diri ini," tandasnya.

Ikatan Sarjana Katolik Indonesia DPD Sulsel juga mengajak seluruh umat Katolik dan masyarakat Sulawesi Selatan serta seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang. Mengedepankan toleransi, saling menghargai dan tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Bagi umat Katolik kami mengucapkan selamat merayakan minggu Palma. Marilah kita mengikuti Pekan Suci ini dengan mengikuti misa perayaan-perayaan besar dengan hikmat sambil mendoakan para korban ledakan agar cepat dipulihkan dari sakit yang diderita karena kejadian ini. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua," imbuhnya.

Bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, Ahad pagi (28/3/2021). Aksi teror ini menewaskan satu orang yang diduga pelaku.

Mabes Polri mengonfirmasi ada 14 korban luka dalam peristiwa bom bunuh diri itu. 14 korban terdiri dari para jemaat gereja dan seorang sekuriti.

Sekuriti yang menahan pelaku di pintu gerbang juga mengalami cedera. Ia terluka pada bagian perut, kaki dan betis akibat terkena serpihan dari jarak dekat.

Kemudian ada pula 7 korban yang dilarikan ke RS Akademis Makassar. Beberapa korban lainnya dirawat di RS Pelamonia dan Stella Maris. Para korban itu terluka akibat terkena serpihan.  Korban mengalami luka di bagian betis dan ada pula yang mengalami luka di paha, wajah dan kepala.

 

Editor : Muh. Syakir
#Bom Bunuh Diri di Makassar #Gereja Katedral #ISKA Sulsel
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer