BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Bulukumba segera menggelar musyawarah daerah (musda). Panitia pelaksana pun sudah terbentuk.
"Sudah ada panitia dinda. Kemarin, saya ke Bulukumba, ingin memantau persiapan panitia. Ternyata persiapannya sudah di atas 90 persen," kata Plt Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin Paladangi, Kamis (25/3/2021).
Nirwan menyebut, untuk DPD II Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto dan Sinjai, ada kemungkinan jadwal pelaksanaan musda agak berdekatan.
"Ada kemungkinan beberapa kabupaten mau bersamaan jadwalnya, karena Pak Taufan Pawe maunya langsung menghadiri acara musda," jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, ketua panitia Musda Golkar, H Arkam Bohari menjelaskan, sebenarnya pihaknya merencanakan pelaksanaan musda di akhir Maret 2021 mendatang. Hanya saja, kata Arkam Bohari, panitia masih menunggu petunjuk penjadwalan musda dari DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, terkait kapan diberikan ruang pendaftaran sekaligus pencalonan.
"Sampai saat ini, panitia sudah mempersiapkan seluruh kebutuhan Musda 95 persen. Untuk ancang-ancang lokasi, ada dua untuk sementara. Ini lokasinya di kota" kata mantan Anggota DPRD Bulukumba tersebut.
Ditanya soal keinginannya maju di musda, Arkam enggan berspekulasi. Ia mengaku posisinya sebagai ketua panitia adalah komitmen menjadi wasit yang baik untuk para kandidat nantinya.
"Di Golkar Bulukumba dibutuhkan figur yang punya karakter memimpin siap lahir batin. Dalam artian, petarung sejati," katanya.
Ia membeberkan, sebanyak 16 suara yang akan diperebutkan oleh kandidat yang maju di musda.
"Pemilik suara 10 pimpinan kecamatan. Kemudian DPD I, DPD II, dewan pertimbangan, organisasi pendiri dan didirikan, serta sayap partai," kata Arkam Bohari.
Sementara itu, Steering Committee (SC) Musda, Asri Jaya membeberkan, untuk tahapan musda terdiri dari pengumuman jadwal penjaringan, pendaftaran/pengambilan formulir, pengembalian formulir, verifikasi berkas.
"Kemudian pengumuman penetapan bakal calon dan ada tahapan tambahan yang harus dilalui bagi bakal calon yang ditetapkan yakni proses Fit di DPD l," katanya.
Terkait dengan syarat pencalonan, pihaknya selaku SC pengendali teknis penjaringan, menyebut bahwa harga mati harus mengacu pada Juklak 02 DPP Golkar 2020.
"Dan insya Allah kami membuka selebar lebarnya buat siapa saja yang punya niat membesarkan partai Golkar. Silakan mendaftar selama mengikuti petunjuk regulasi yang dipersyaratkan. Dari kader internal maupun eksternal. Silakan kami terbuka untuk itu," terangnya.
"Dan bagi pendaftar yang tidak memenuhi kriteria Juklak, kami tetap membuka ruang selama dia mampu mendapatkan diskresi atau surat sakti dari DPP melalui yang dimohonkan oleh DPD I," tambah Asri.
BERITA TERKAIT
-
Musda Golkar Sulsel 4 Kali Ditunda, Kader di Tator Kritik DPP
-
Ini Usulan Ambang Batas Parlemen Versi Golkar: DPR 5%, DPRD Provinsi 4%, Kab/Kota 3%
-
Bahlil: Golkar Berduka Atas Nus Kei, Ini Harus Diusut Tuntas
-
Ketua Golkar Tator VDB Turun Langsung Jual 1.000 Paket Sembako di Pasar Murah
-
Partai Golkar Tator akan Gelar Pasar Murah, Siapkan 1.000 Paket Sembako