Soal Kelangkaan Solar di Bulukumba, ini Penjelasan Kadis Perikanan
Pemkab telah berkoordinasi dengan pihak SPBU yang ada di kota Bulukumba. Pertamina diminta untuk penambahan kuota solar.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Andi Alfian Mallihungan, merespons cepat kelangkaan solar bagi nelayan di Pantai Merpati. Ia mengakui ada persoalan teknis yang membuat pasokan bahan bakar terhambat.
"Minggu lalu tim dari Pertamina sudah datang langsung meninjau. Namun masih ada rekomendasi SPDN yang harus dibenahi dan saat ini dalam proses pembenahan. Mudah-mudahan cepat selesai," katanya, Jumat (19/3/2021).
Alfian Mallihungan mengaku, SPDN milik dinas perikanan yang ada saat ini dalam masa perbaikan. Pompanya pun sudah diganti dan diupayakan agar segera beroperasi.
Ia membeberkan, SPDN di kota memang hanya ada satu. Sementara, SPDN lain yang terletak di kecamatan Bonto Bahari dan Kajang, tetap beroperasi untuk para nelayan.
"Saat ini kita sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pembangunan SPDN baru di kecamatan Herlang dan Bontotiro," kata Alfian.
Pihaknya, kata Alfian, telah berkoordinasi dengan pihak SPBU yang ada di kota Bulukumba. SPBU juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk penambahan kuota solar.
"Memang informasi kuota solar di SPBU memang dikurangi oleh Pertamina. Kita minta ke mereka untuk memperhatikan dan memprioritaskan nelayan. Tentu dengan tetap mempertimbangkan keterbatasan kuota tersebut," terang Alfian.
Sebelumnya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba meminta pemerintah turun tangan memberikan solusi atas kelangkaan solar bagi nelayan.
"Kita harap pemerintah segera mengambil langkah tegas, berhubung karena menimbulkan keresahan di kalangan nelayan khususnya di Pantai Merpati," kata Alfian Hardani, Ketua PMII Bulukumba.
Sementara itu, nelayan di Pantai Merpati Bulukumba, H Muhammad Nur, mengatakan, kondisi kelangkaan solar merugikan mereka. Bahkan berimbas kepada stok es yang telah dibeli.
"Stok es yang telah dibeli terpaksa harus dibiarkan meleleh akibat tak jadi berangkat," katanya kepada awak media saat ditemui Kawasan Pelelangan Ikan Pantai Merpati, Kota Bulukumba, Kamis kemarin (18/3/2021).
Ia menerangkan, ada ratusan nelayan yang terdampak kelangkaan solar ini. Termasuk juga nelayan-nelayan kecil yang menggunakan perahu katinting.
