MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi bersama YBM PLN UID Sulselrabar dan UIP3B berkolaborasi menyediakan Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar bagi masyarakat kurang mampu dari luar kota yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.
Berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, fasilitas ini dihadirkan untuk membantu pasien dan keluarga mengurangi beban biaya penginapan maupun transportasi selama mengakses layanan kesehatan di Makassar.
Mulai menerima pasien sejak 20 Juni 2026 dan resmi diluncurkan pada 1 Juli 2026, GSP Makassar dilengkapi 12 kamar dengan kapasitas 15 tempat tidur, area lobi yang nyaman sebagai tempat tunggu dan kunjungan keluarga, serta ambulans untuk kebutuhan antar-jemput maupun kondisi darurat pasien. Operasional GSP juga didukung tiga petugas dari bidang kesehatan yang bertugas setiap Senin hingga Jumat, terdiri atas 1 dokter sebagai koordinator GSP, 1 petugas kerumahtanggaan, dan 1 pengemudi. Berdasarkan data periode 20 Juni hingga 31 Oktober 2026, GSP telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping, dengan total 185 penerima manfaat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien dan pendamping, Ketua YBM PLN UIP Sulawesi, M. Pahri Jafar, mengunjungi GSP Makassar pada Rabu (28/10/2026). Selain meninjau kondisi fasilitas dan mengidentifikasi kebutuhan yang masih perlu dilengkapi, ia juga memberikan arahan serta semangat kepada pasien agar tetap optimistis menjalani pengobatan dan mengikuti anjuran dokter. Pendampingan serupa turut dilakukan secara rutin setiap Jumat, terkadang disertai tausiah singkat untuk memberikan penguatan kepada pasien dan keluarga.
Pahri menyampaikan bahwa keberadaan GSP merupakan bentuk kepedulian PLN dalam membantu masyarakat yang harus menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi pasien maupun pendamping selama menjalani proses pengobatan.
“Kami berharap Griya Singgah Pasien ini dapat menjadi tempat yang nyaman bagi pasien dan keluarga selama menjalani pengobatan. Jangan sampai persoalan biaya penginapan dan transportasi menjadi beban tambahan yang mengurangi semangat mereka untuk sembuh. Kami juga ingin memastikan fasilitas yang tersedia tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Pahri.
Manfaat GSP Makassar dirasakan langsung oleh Fitria Ramadhani, pendamping pasien bernama Namriani yang tengah menjalani pengobatan kanker rektum (Ca Rectum). Sebelumnya, Fitria bersama ibunya harus menempuh perjalanan dari Mamuju, Sulawesi Barat, ke Makassar untuk menjalani kemoterapi. Sejak GSP mulai beroperasi, fasilitas tersebut membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal dan transportasi mereka selama menjalani pengobatan.
“Griya Singgah Pasien ini sangat membantu kami, baik dari segi biaya maupun transportasi. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak semangat sembuh buat ibu saya,” tutur Fitria.
Melalui kolaborasi ini, YBM PLN UIP Sulawesi bersama YBM PLN UID Sulselrabar dan UIP3B terus berupaya menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Kehadiran GSP Makassar menjadi salah satu wujud kepedulian PLN dalam mendukung akses layanan kesehatan, sekaligus membantu pasien dan keluarga menghadapi tantangan selama proses pengobatan.
BERITA TERKAIT
-
YBM PLN UIP Sulawesi Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 15 Mahasiswa Unismuh Makassar
-
Sinergi dengan Pemkot, PLN UIP Sulawesi Matangkan Perjanjian Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
-
PLN UIP Sulawesi Terima 44 Sertifikat Tanah untuk 98 Persil di Sultra
-
PLN UIP Sulawesi Perkuat Akses Pengaduan Masyarakat dalam Pembangunan PLTA Bakaru II
-
HLN ke-81, PLN UIP Sulawesi Energize GI 150 kV Kolaka Smelter Perkuat Keandalan Sistem Sulbagsel