Gelombang PHK Hantam Singapura, Catat Rekor Tertinggi di Juli-September
Meski PHK meningkat, tingkat pengangguran nasional secara keseluruhan masih relatif stabil di level 2 persen per September 2026.
SINGAPURA, PEDOMANMEDIA - Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Singapura melonjak pada kuartal III 2026. Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Singapura mencatat sebanyak 4.800 pekerja terkena PHK sepanjang Juli-September 2026.
Jumlah tersebut menjadi angka tertinggi sejak puncak pandemi COVID-19 pada akhir 2020. Berdasarkan laporan Reuters, Sabtu, (31/10), realisasi tersebut meningkat dibandingkan kuartal II 2026 yang mencapai 4.620 pekerja.
Peningkatan gelombang PHK ini utamanya dipicu oleh proses restrukturisasi dan reorganisasi skala besar di sejumlah perusahaan.
Angka PHK kuartal III 2026 ini menjadi rekor tertinggi sejak kuartal IV 2020, di mana saat itu sebanyak 5.640 pekerja kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi.
Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyebutkan, fenomena PHK masih terkonsentrasi pada sektor-sektor berorientasi ekspor yang bergantung pada dinamika ekonomi internasional. Meski PHK meningkat, tingkat pengangguran nasional secara keseluruhan masih relatif stabil di level 2 persen per September 2026.
Namun, tingkat pengangguran penduduk tetap (permanent resident) naik tipis menjadi 3 persen dari 2,9 persen pada Agustus 2026. Sementara itu, tingkat pengangguran warga negara Singapura naik menjadi 3,1 persen dari sebelumnya 3 persen.
Survei kementerian juga menunjukkan peningkatan porsi perusahaan yang berencana melakukan PHK dalam tiga bulan ke depan menjadi 3,1 persen pada September 2026, naik dari 2,8 persen pada triwulan sebelumnya.
"Meski penyerapan tenaga kerja terus tumbuh, angka PHK yang tetap tinggi serta meningkatnya intensi PHK korporasi menunjukkan adanya titik-titik pelemahan di pasar tenaga kerja yang perlu diwaspadai," tulis laporan Kementerian Tenaga Kerja Singapura.
Di sisi lain, total pasar tenaga kerja Singapura secara agregat masih mencatatkan pertumbuhan positif. Jumlah penyerapan tenaga kerja bertambah 27.700 orang pada kuartal III 2026, melompati capaian kuartal II 2026 yang tumbuh 11.400 orang.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
