SULUT, PEDOMANMEDIA - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami erupsi. Aktivitas vulkanik tersebut meluncurkan guguran lava hingga sejauh radius 1,5 kilometer.
Gunung Karangetang dilaporkan mulai mengalami erupsi pada Kamis (29/10) pukul 19.00 Wita. Laporan itu berdasarkan laporan pemantauan dari Desa Hiung, Kecamatan Siau Barat Utara.
"Guguran lava dengan estimasi radius 1,5 kilometer dari titik semburan," kata Komandan Tim Basarnas Sulut, Firstly Kawuwung kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).
Aktivitas Gunung Karangetang dilaporkan masih berada pada level 2 atau waspada. Aktivitas warga di sekitar kawasan gunung juga dilaporkan masih kondusif.
"Masyarakat setempat dilaporkan masih beraktivitas seperti biasa," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Masyarakat diminta tidak mendekati zona bahaya.
"Bagi warga dan wisatawan tetap waspada, jangan mendekati zona bahaya dengan radius hingga 2,5 km," beber George.
Sementara itu, Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng menjelaskan, Gunung Karangetang sempat mengalami erupsi pada Senin (26/10). Erupsi ini juga disertai guguran lava pijar ke sejumlah sektor, terutama selatan, tenggara, barat, dan barat daya.
"Gunung dengan status level II ini mengalami erupsi pada pukul 12.41 Wita dengan kolom abu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak," sebut Nuriadin.