WAJO, PEDOMANMEDIA — Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) menggelar kegiatan ideologisasi kader di Sallo Hotel, Kabupaten Wajo, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti pengurus dan kader DPD Partai Gelora dari Kabupaten Wajo, Bone, dan Soppeng.
Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gelora, Ust. Taslim Taman, bersama jajaran pengurus DPW Partai Gelora, yakni Hamka, Ust. Ambo Upe, S. Parman, dan Juman.
Ideologisasi ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kader terhadap visi, misi, dan nilai-nilai perjuangan partai, sekaligus membangun soliditas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan kebangsaan.
Ketua DPD Partai Gelora Wajo, Amran, menegaskan bahwa ideologisasi merupakan langkah penting untuk memperkuat fondasi perjuangan seluruh kader.
“Ideologisasi Partai Gelora merupakan langkah untuk memperkuat pemahaman, komitmen, dan militansi kader terhadap visi serta misi partai. Harapannya, nilai-nilai perjuangan tidak hanya dipahami, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Amran.
Menurutnya, kaderisasi ideologis perlu menjadi landasan dalam membangun gerakan politik yang berorientasi pada gagasan, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Bidang Pemenangan Zona II, S. Parman AM, menekankan pentingnya visi dan misi besar bagi partai politik agar mampu menjawab tantangan nasional maupun global.
“Partai politik harus memiliki visi dan misi besar untuk menjawab tantangan zaman, baik di tingkat nasional maupun global. Kader Gelora tidak boleh hanya menjadi pengikut arus, tetapi harus tumbuh menjadi inisiator yang melahirkan gagasan dan eksekutor yang mampu mewujudkan gagasan tersebut menjadi kerja nyata. Kita membutuhkan kader yang berani berpikir besar, bergerak cepat, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegas S. Parman AM.
Ia menambahkan, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, keberanian mengambil inisiatif, dan kemampuan menjalankan program secara konsisten.
Dalam arahannya, Wasekjen DPP Partai Gelora, Ust. Taslim Taman, menegaskan bahwa Partai Gelora membawa visi dan misi besar untuk masa depan Indonesia. Menurutnya, visi tersebut perlu diterjemahkan menjadi pemahaman yang kuat dan tindakan nyata oleh seluruh kader.
“Partai Gelora memiliki visi dan misi besar untuk Indonesia. Kita ingin membangun masa depan bangsa dengan gagasan, optimisme, dan kerja nyata. Karena itu, kader Gelora harus memiliki wawasan luas, semangat kolaborasi, serta keberanian mengambil peran dalam menjawab persoalan bangsa. Ideologi harus menjadi energi perjuangan yang menggerakkan kader untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” ungkap Taslim Taman.
Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi lintas daerah bagi pengurus dan kader Gelora Wajo, Bone, dan Soppeng untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, serta membangun kesamaan arah dalam menjalankan agenda organisasi.
Melalui ideologisasi ini, Partai Gelora berharap lahir kader-kader yang tidak hanya memahami arah perjuangan partai, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan, melahirkan gagasan solutif, dan melaksanakan kerja nyata di tengah masyarakat.
Dengan penguatan ideologi dan soliditas kader, Partai Gelora berupaya menjadikan visi besar untuk Indonesia sebagai pijakan dalam membangun gerakan politik yang berorientasi pada masa depan bangsa.