Muh. Syakir : Minggu, 18 Oktober 2026 21:13

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Seorang mandor di Kota Makassar bernama Samad tewas ditikam. Ia ditikam oleh seorang buruh bernama HN karena kesal gajinya tak dibayarkan oleh korban.

"Menurut keterangan sementara dari pelaku, dia meminta uang gaji kepada mandor, tetapi tidak diberikan sehingga terjadi pertengkaran," ujar Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A Malik, kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Setiawan mengatakan korban sempat dikeroyok oleh sejumlah buruh, termasuk pelaku HN. Saat keributan terjadi, HN terjatuh di dekat tempat sampah dan melihat sebuah pisau dapur.

"Pertengkaran tersebut kemudian berujung pengeroyokan terhadap pelaku oleh korban dan sejumlah buruh lainnya. Pelaku disebut terjatuh di dekat tempat sampah saat kejadian," jelasnya.

Pelaku kemudian mengambil pisau yang dilihat dan langsung menikam korban di bagian dada. Akibatnya korban terkapar dan bersimbah darah.

Diketahui, penikaman maut itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (17/10) sekitar pukul 16.00 Wita. Polisi yang menerima laporan mendatangi lokasi dan menemukan Samad dalam kondisi sudah meninggal.

"Laporan sekitar pukul 16.00 Wita, laporan dari warga telah ada penikaman. Anggota merapat ke TKP kemudian mendapati ada satu orang yang meninggal dunia," ujar Kompol Malik A Setiawan, Minggu (18/10).

Tim Resmob Polsek Biringkanaya lalu mengejar dan mengamankan pelaku NH masih di sekitar lokasi kejadian. HN kini diamankan di Markas Polsek Biringkanaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Alhamdulillah kita sudah dapat satu orang pelaku inisialnya HN," kata Setiawan.

 

TAG

BERITA TERKAIT