Minggu, 11 Oktober 2026 15:28

Houthi Serang Bandara Riyadh, Kemlu Imbau WNI di Arab Saudi Waspada

Houthi Serang Bandara Riyadh, Kemlu Imbau WNI di Arab Saudi Waspada

WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor +966 569173990 dan KJRI Jeddah di nomor +966 503609667

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau WNI yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan seiring menegangnya situasi konflik antara Houthi dan Arab Saudi usai serangan di Bandara Riyadh pada Sabtu (10/10) lalu.

"KBRI Riyadh juga telah menerbitkan imbauan kepada WNI di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, khususnya kawasan Bandara Internasional King Khalid, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta mematuhi arahan otoritas setempat," ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu Henny Hamidah dalam keterangannya, Minggu (11/10).

"WNI yang akan bepergian dari dan menuju Arab Saudi diimbau untuk memastikan kembali status penerbangannya kepada maskapai masing-masing dan terus mengikuti informasi resmi dari otoritas Arab Saudi maupun KBRI Riyadh," tambahnya.

Henny menyebut, KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah tetap beroperasi dan memberikan pelayanan kekonsuleran serta pelindungan WNI seperti biasa.

"WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor +966 569173990 dan KJRI Jeddah di nomor +966 503609667," ucapnya.

Tak Ada WNI Jadi Korban Tewas

Kemlu mencatat jumlah WNI di Arab Saudi ada 581.000 orang, terdiri dari WNI residen/iqamah 351.070 dan WNI pengunjung/ziarah 229.930 orang.

Kemlu memastikan tak ada WNI yang menjadi korban tewas. Sementara, terkait adanya WNI menjadi korban luka masih dipastikan.

"Hingga 11 Oktober 2026, dipastikan tidak terdapat WNI yag menjadi korban meninggal dunia. Sementara itu, kemungkinan adanya WNI di antara korban luka masih dalam proses verifikasi," ucapnya.

Sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional Riyadh pada hari Sabtu (10/10) itu menewaskan 12 orang. Selain korban tewas, 309 orang lainnya dilaporkan terluka, beberapa di antaranya dalam kondisi parah.

Pihak berwenang menghentikan operasional bandara imbas serangan ini.

 

Editor : Muh. Syakir
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer