Muh. Syakir : Jumat, 09 Oktober 2026 12:58

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Aparat gabungan menggerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat. Penggerebekan ini terkait adanya laporan titik-titik yang menjadi sarang peredaran narkoba di Jakarta.

Penggerebekan melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, hingga Satpol PP. Penggerebekan dipimpin Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian dan Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso, pada Jumat (9/10/2026).

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, yang turut dalam penggerebekan mengatakan, kegiatan penggerebekan itu merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut penggerebekan ini dilakukan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

"Menindaklanjuti perintah Presiden, Perintah Kapolri, jadi kita melaksanakan penggerebekan di sarang-sarang narkotika bahasanya dulu, kalau bahasa dulu kita ke kampung-kampung narkoba ya," kata Zulkarnain.

Pantauan di Kampung Ambon, penggerebekan dimulai pukul 09.30 WIB. Penggerebekan di Kampung Ambon ini dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso.

Sejumlah petugas dari Brimob dikerahkan dengan dilengkapi senjata laras panjang hingga gas air mata. Selain itu, ada juga dari dalmas yang dilengkapi tameng.

Petugas gabungan masuk ke area target operasi langsung menggeledah sejumlah rumah warga yang diduga sebagai lapak-lapak narkoba. Dalam proses penggeledahan itu, warga sekitar tampak bertanya-tanya. Petugas kemudian sesekali ditanya ada operasi apa.

Selanjutnya, petugas mencoba memasuki sejumlah hunian. Pertama di pinggir kali bangunan semi permanen.

Bangunan itu tampak dibangun menggunakan tripleks dan kayu. Ada gambar bendera Israel dengan cat warna biru.

Petugas gabungan juga menyisir sejumlah rumah di tak jauh dari titik pertama. Ada sekitar tiga hunian yang diperiksa.

Pertama rumah dengan pagar warna biru. Rumah itu dikunci rapat bahkan ditutup dengan tripleks.

Saat petugas berhasil masuk, tampak ruangan lengang tapi ditemukan sejumlah bong dengan pipet. Ada bungkus sabu yang ditemukan.

Di lokasi itu polisi menemukan satu orang yang tengah bersantai. Dia diduga orang yang juga menjalankan lapak narkoba.

Adapun lokasi itu terdapat lapak jualan camilan dan minuman. Petugas menggeledah lokasi itu. Kemudian di seberangnya ada tampak ruko dengan rolling door warna hitam.

Petugas berusaha masuk meski dikunci rapat. Saat berhasil masuk, petugas menemukan sejumlah barang yang sama dengan lokasi pertama.

Bahkan di lokasi kedua ada sejumlah STNK, bahkan emas. Di sana juga ditemukan miras dan senjata tajam.

Di lokasi ketiga samping ruko, bangunan yang dihuni sejumlah orang. Petugas mengamankan sejumlah orang yang sempat lari ke lantai atas.

 

TAG

BERITA TERKAIT