Perumahan Kodam 3 Terendam Banjir 1,5 Meter, Puluhan Orang Masih Bertahan
Perumahan Kodam 3 menjadi langganan banjir sejak 5 tahun terakhir. Permukiman ini adalah titik terparah di wilayah timur Makassar.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Akses sejumlah jalur penghubung di Tamalanrea dan Biringkanaya terputus sejak siang tadi akibat banjir. Beberapa jalur utama tergenang setinggi satu meter hingga tak bisa lagi dilalui kendaraan.
Perumahan Kodam 3 Kelurahan Katimbang, Biringkanaya, dilanda banjir satu meter lebih. Permukiman ini adalah kawasan terparah terdampak banjir di Biringkanaya.
Akses ke Kodam 3 terputus. Petugas tampal mulai mempersiapkan upaya evakuasi. Sekitar 100 kepala keluarga di perkirakan masih bertahan di kompleks itu. Sementara sebagian lainnya dilaporkan mulai mengungsi sejak pagi tadi.
"Sudah banyak yang mengungsi tadi pagi karena air mulai naik. Hujan juga tidak ada tanda-tanda mau berhenti. Hanya warga yang rumahnya lantai 2 yang masih bertahan di dalam," ujar seorang warga Katimbang.
Perumahan Kodam 3 menjadi langganan banjir sejak 5 tahun terakhir. Permukiman ini adalah titik terparah di wilayah timur Makassar.
Kodam adalah kantong pembuangan air yang jatuh dari Moncongloe. Akibat banjir Kodam 3, dampaknyabjuga meluas hingga ke BTP Blok AD hingga AC.
Di blok AD, akses menuju keluar juga terputus akibat banjir. Hingga sore ketinggian air sudah mencapai 70 cm hingga mulai sulit dilalui sepeda motor.
Sementara jalur alternatif menuju Paccerakkang juga terputus total karena air menggenangi jalan setinggi 1 meter.
