Panja Mulai Bahas RUU Pemilu 2029, Diharap tak Abaikan Aspirasi dari Rakyat
Jadwal dan perkembangan pembahasan akan disampaikan secara terbuka melalui media sosial Komisi II.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Penyusunan aturan main Pemilu 2029 kini masuk tahap kerja, dan publik diberi ruang untuk ikut memberi masukan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan Komisi II DPR RI mengumumkan penetapan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Pengumuman disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Dasco berharap Panja segera menjalankan agenda penyusunan RUU. Langkah pertamanya adalah menghimpun masukan dari berbagai kalangan.
"Selamat bekerja dan akan mulai menyerap aspirasi masyarakat, partai politik, serta masukan-masukan lain yang dianggap perlu untuk memperkaya Rancangan Undang-Undang Pemilu," ujar Dasco.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan bahwa penetapan ini merupakan hasil konsultasi dengan pimpinan DPR. Komisi II ditugasi membentuk dua Panja, yakni Panja RUU Pemilu dan Panja RUU Administrasi Kependudukan (Adminduk). Masing-masing dipimpin seorang Wakil Ketua Komisi II, dan seluruh pimpinan Komisi II tetap menjadi bagian dari pimpinan Panja secara kolektif.
"Saya sebagai ketua komisi akan memastikan kedua panja ini akan berjalan dengan baik, bisa diselesaikan dalam waktu yang tepat dengan tetap memperhatikan substansi dan meaningful participation," kata Rifqinizamy.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan Komisi II DPR RI mengumumkan penetapan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong sebagai Ketua Panja RUU Pemilu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Foto: Dok. Istimewa
Bahtra juga menuturkan, jadwal kerja Panja sudah tersusun, termasuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) selama masa reses. Pihak yang akan dimintai pandangan juga sudah dipetakan. Jadwal dan perkembangan pembahasan akan disampaikan secara terbuka melalui media sosial Komisi II. Menurut Bahtra, pembahasan ini bertujuan agar pemilu ke depan lebih dari sekadar terlaksana.
"Tentu kita juga ingin agar kualitas pemilu kita makin baik, agar kualitas demokrasi kita juga sebagaimana apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat," tutur Bahtra.
Ia menambahkan, semua isu penting, termasuk keterwakilan perempuan 30 persen, akan dibuka untuk mendapat masukan publik sebelum dirumuskan dalam RUU.
Dengan mulai bekerjanya Panja, DPR RI menegaskan bahwa aturan main Pemilu 2029 disusun bersama rakyat. Aspirasi yang dihimpun hari ini menjadi pijakan menuju demokrasi yang lebih berkualitas.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
