MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Geopark Maros Pangkep akan menjalani assesment UNESCO pada Juli mendatang. Assessment tersebut sebagai lanjutan dari pengajuan Geopark Maros Pangkep ke UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) menuju UNESCO Global Geopark.
General Manager Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep Dedi Irfan menjelaskan, pihaknya mengajukan Geopark Maros Pangkep untuk menjadi Geopark dunia.
"Karena Geopark Maros Pangkep mewakili Indonesia, makanya tahun ini kita akan menjalani assessment di Bulan Juli," kata Dedi saat menemui Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Rabu (10/3/2021).
Menanggapi hal tersebut, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik pengajuan Geopark Maros Pangkep untuk masuk dalam geopark dunia. Ia juga menyampaikan beberapa persiapan yang harus dijalankan Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep dalam menghadapi assessment nanti.
"Yang perlu diperhatikan menghadapi assessment sebaiknya kita menjaga ketepatan waktu, disiplin waktu dan mempelajari apa yang menjadi kebiasaan mereka," ucapnya.
Andi Sudirman menambahkan, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dari Geopark Maros Pangkep dan perlu persiapan yang lebih matang, agar Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep bisa mendapatkan penilaian yang maksimal.
BERITA TERKAIT
-
Sekda Jufri Rahman Soroti Antrean Kendaraan di SPBU: Kenapa Bisa Separah itu
-
Update Proyek Infrastruktur Jalan Sulsel, 300 Km Sudah Tertangani
-
Dorong Sektor Pertanian Tator, Gubernur Sudirman Suntik Rp7 Miliar
-
Pakar Ekonomi Soal Gubernur Sulsel Batal Naikkan Pajak Kendaraan: Langkah Berani
-
Pemprov Sulsel Pasang Listrik Gratis Bagi 130 Rumah di Gowa-Bantaeng