132 Dokter Meninggal Akibat Corona, Sulsel Terbanyak di Indonesia Timur
Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 68 dokter umum, dan 62 dokter spesialis serta dua residen. Keseluruhan dokter tersebut berasal dari 18 provinsi dan 61 kabupaten/kota.
JAKARTA, DASSNEWS.COM - 132 dokter gugur selama pandemi Corona, Februari lalu di tanah air. Di Indonesia timur, Sulsel menyumbang angka tertinggi yakni 6 orang.
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi mengatakan, pekan pertama Oktober 2020 sudah ada lima orang dokter meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
Sehingga, saat ini total ada 132 dokter meninggal dunia akibat Covid-19.
Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 68 dokter umum, dan 62 dokter spesialis serta dua residen. Keseluruhan dokter tersebut berasal dari 18 provinsi dan 61 kabupaten/kota.
Berdasarkan data provinsi, rincian dokter yang meninggal dunia berasal dari Jawa Timur (31 dokter), Sumatra Utara (22 dokter), DKI Jakarta (19 dokter), Jawa Barat (11 dokter), Jawa Tengah (9 dokter).
Sulawesi Selatan (6 dokter), Bali (5 dokter), Sumatra Selatan (4 dokter), Kalimantan Selatan (4 dokter), Aceh (4 dokter), Kalimantan Timur (3 dokter), Riau (4 dokter). Selanjutnya, Kepulauan Riau (2 dokter), Yogyakarta (2 dokter), NTB (2 dokter), Sulawesi Utara (2 dokter), Banten (1 dokter) dan Papua Barat (1 dokter).
Menurut Adib, klaster-klaster baru penularan Covid-19 terus bermunculan dalam beberapa pekan terakhir. Karena sejumlah wilayah di Indonesia mulai melepas PSBB dan membuka wilayahnya kembali untuk pendatang yang berarti lebih banyak orang yang menjalani aktivitas di luar rumah.
Kenaikan angka kasus Corona juga dinilai cukup tinggi. Angka Corona sudah menembus 300 ribu kasus.
Angka pertambahan harian juga masih tinggi. Antara 3.000 sampai 4.000 kasus per hari. Selama Juni sampai awal Oktober kenaikan kasus harian belum bisa ditekan signifikan.
