Ini Dia Panic Button, Program "Sekali Pencet" Polres Tual yang Dipuji Mabes
Bagaimana program ini menyasar kepentingan publik. Publik bisa terlayani dan polisi menjadi lebih dekat.
TUAL, PEDOMANMEDIA - Mabes Polri memuji inovasi Polres Tual, Maluku Tenggara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Lewat terobosan aplikasi Panic Button, masyarakat bisa melapor hanya dengan sekali pencet.
Program ini diperkenalkan saat tim Mabes Polri untuk Zona Integritas berkunjung ke Polres Tual, Senin kemarin. Tim memuji inovasi pelayanan daring ini sebagai upaya efisiensi yang perlu ditiru.
"Saya sangat mengapresiasi sekali apa yang dilakukan, tetapi ini harus disosialisasikan kemasyarakat maupun anggota. Khususnya anggota yang akan menuju ke TKP, agar bisa lebih familiar," kata Ketua Tim Penilai Internal Zona Integritas Mabes Polri Kombes Pol Muhamad Anwar Nasir saat meninjau ruang Command Centre Sanika Satyawada Polres Tual, Senin (8/3/2021).
Anwar mengatakan, Panic Button merepresentasi keinginan publik agar terlayani dengan cepat. Program ini memanfaatkan teknologi online sehingga mampu mengefisiensi waktu dengan lebih cepat.
Masyarakat tak perlu lagi menelpon apabila menemukan tindak pidana kriminal di wilayahnya. Cukup dengan memencet aplikasi Panic Button, laporan langsung diterima kepolisian dan akan ditindaklanjuti ke lokasi.
"Jadi ini bagaikan aplikasi Go-ojek, dan lainnya, yang mana jika secara mendadak Anda memerlukannya tinggal langsung memanggilnya lewat sekali pencet," ucap Nasir.
Nasir berharap agar aplikasi ini bisa di upgrade dan dioptimalkan. Sehingga ke depan akan lebih memasyarakat dan menjadi kebanggan Polres Tual.
Yang paling penting kata Nasir bagaimana program ini menyasar kepentingan publik. Publik bisa terlayani dengan baik. Dan polisi menjadi lebih dekat dalam memberi rasa aman.
Aplikasi ini juga harus dijaga. Proses maintainance yang berkala. Agar terus mengikuti perubahan teknologi.
"Tadi sudah saya sampaikan ke Kapolres, supaya ini didaftarkan ke Simak-BMN sehingga keluar Harwatnya, jadi siapapun yang akan menggantikan Kapolres nanti, sudah tersedia anggarannya untuk harwat program ini. Jadi tidak bubar lagi programnya itu," sambungnya.
Kapolres Tual AKBP Alfaris Pattiwael mengatakan, masyarakat dan petugas sangat terbantu dengan program ini. Selain dengan mudah mendeteksi titik titik gangguan keamanan, respons juga bisa lebih cepat.
"Masyarakat dengan mudah melaporkan situasi kamtibmas di lingkungannya. Selain itu masyarakat juga kian aktif melapor. Karena sangat mudah. Juga efisien," jelas Kapolres.
Penulis: Jhon
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
