TATOR, PEDOMANMEDIA – Memiliki perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi setiap orang, terlepas dari apakah manfaatnya telah digunakan atau belum.
Bagi sebagian masyarakat, menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan hanya tentang memperoleh layanan kesehatan saat sakit, tetapi juga menghadirkan rasa tenang karena memiliki jaminan apabila sewaktu-waktu menghadapi kondisi yang tidak diharapkan.
Hal tersebut dirasakan oleh Serlina Duma Misai (47), warga Dusun Kuni'', Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, ia mengaku belum pernah memanfaatkan kartu JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Meski demikian, ia merasa sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta aktif karena kehadiran JKN memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga.
"Saya sangat bersyukur sudah terdaftar menjadi peserta JKN. Walaupun sampai sekarang belum pernah saya gunakan untuk berobat ke fasilitas kesehatan, memiliki kartu ini membuat hati saya tenang," ujar Serlina, Selasa (30/06).
Ia menambahkan, kehadiran JKN menghilangkan rasa cemas apabila suatu saat dirinya maupun anggota keluarganya menghadapi kondisi darurat medis yang tidak terduga. Dengan menjadi peserta aktif, ia tidak lagi terlalu khawatir memikirkan besarnya biaya pelayanan kesehatan apabila sewaktu-waktu membutuhkan pengobatan.
Selain memberikan rasa aman bagi dirinya, Serlina juga memahami bahwa Program JKN dibangun atas prinsip gotong royong. Ia menyadari bahwa iuran yang dibayarkan peserta tidak hanya menjadi jaminan bagi dirinya sendiri, tetapi juga membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Saya memahami kalau Program JKN ini menerapkan prinsip gotong royong. Jadi, meskipun saya belum pernah menggunakan kartu JKN untuk berobat, saya tetap senang karena iuran yang saya bayarkan bisa membantu peserta lain yang sedang sakit. Semoga yang menerima manfaat bisa segera pulih, dan saya berharap keluarga saya juga selalu diberikan kesehatan," tambahnya.
Pemahaman tersebut membuat Serlina semakin mantap untuk terus menjaga status kepesertaannya tetap aktif. Baginya, membayar iuran secara rutin bukan hanya merupakan kewajiban sebagai peserta, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama yang sedang membutuhkan pertolongan melalui layanan kesehatan.
Serlina berharap BPJS Kesehatan dapat terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, keberadaan program ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi ekonomi peserta.
Ia juga mengajak masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN untuk menjaga status kepesertaannya tetap aktif dengan membayar iuran tepat waktu. Menurutnya, kepesertaan yang aktif akan memberikan ketenangan karena masyarakat telah memiliki perlindungan kesehatan apabila sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Bagi saya, memiliki JKN itu membuat hidup lebih tenang. Meskipun belum pernah digunakan, saya merasa lebih siap apabila suatu saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Saya berharap masyarakat juga terus menjaga kepesertaannya tetap aktif agar manfaat Program JKN bisa dirasakan kapan saja ketika diperlukan," tutup Serlina.
BERITA TERKAIT
-
Akses Layanan Makin Mudah, Reskiana Apresiasi Manfaat Aplikasi Mobile JKN
-
JKN Hadirkan Rasa Tenang Saat Rani Jalani Operasi Usus Buntu
-
Berkat Program JKN, Michel Dapatkan Perawatan Optimal di RS Elim Rantepao
-
NADI JKN Diluncurkan, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
-
Sosialisasi AKT 1%, BPJS Kesehatan Bekali ASN Toraja Utara Pemahaman Kepesertaan JKN