TORUT, PEDOMANMEDIA - Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R Sudrajat akan menindak tegas pihak-pihak yang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Ia menyebut, pembakaran lahan adalah tindak pidana karhutla (kebakaran hutan dan lahan).
Hal ini disampaikan Yoseph saat apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Lapangan Apel Polres Toraja Utara, Selasa (11/08/2026) pagi. Apel dihadiri oleh Bupati Toraja Utara Frederick Victor Palimbong, Dandim 1414/Tana Toraja yang diwakili Danramil 1414-02 Rantepao Kapten Arh. Jandry Benyamin, dan pejabat lintas lembaga.
Dalam amanat Kapolda Sulsel yang dibacakannya, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat menekankan tujuh poin penegasan utama yang wajib dijalankan oleh seluruh elemen terkait kesiapan menghadapai karhutla.
"Lakukan deteksi dini dengan melakukan pemetaan komprehensif terhadap titik dan wilayah yang rawan terjadi Karhutla. Koordinasi lintas lembaga juga dinilai penting dengan membangun komunikasi intensif dalam mengantisipasi dampak kekeringan dan ancaman kebakaran," jelasnya.
Tak kalah pentingnya, kata dia, lakukan pencegahan dan edukasi dengan menggiatkan sosialisasi serta penyuluhan kepada masyarakat mengenai pengolahan dan pembukaan lahan tanpa cara membakar. Selanjutnya, Respons cepat hotspot dengan memastikan pengecekan langsung di lapangan begitu hotspot terdeteksi agar upaya pemadaman, dapat segera dilakukan.
"Lakukan monitoring dan teknologi dengan mengoptimalkan patroli, pemantauan berkala, operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), dan tata kelola gambut guna mencegah meluasnya hotspot. Bangun posko terpadu dengan membentuk pos koordinasi bersama guna mempercepat respons di lapangan," paparnya.
Selanjutnya, Yoseph juga mengingatkan agar dilakukan penegakan hukum dengan mengaitkan tindakan tegas berupa sanksi administratif hingga penegakan hukum pidana bagi pelaku usaha maupun perorangan yang nekat membuka lahan dengan cara membakar.
"Kunci keberhasilan penanganan Karhutla adalah sinergi dan kesiapan penuh. Kami meminta seluruh pihak untuk terus meningkatkan koordinasi intensif bersama instansi terkait demi memastikan Kabupaten Toraja Utara siap menghadapi Karhutla dan dampak kekeringan," tutupnya.