Ditemukan Balita Gizi Buruk di Wajo, Nyaris Telat Ditangani
Satu minggu ke depan, pasien gizi buruk tersebut sudah akan ada perubahan. Saat ini sedang diberikan penanganan maksimal.
SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Seorang balita penderita gizi buruk di Kecamatan Majauleng, Wajo ditemukan petugas dengan kondisi cukup memperihatinkan. Pasien telah ditangani tim medis dan diharapkan membaik dalam dua pekan.
Dari data dan hasil informasi pihak UPTD Puskesmas Majauleng, Kecamatan Majauleng, penderita gizi buruk berasal dari keluarga kurang mampu. Pihak Puskesmas Majauleng telah berkoordinasi dengan Dinkes Wajo menindaklanjuti hal tersebut.
Kondisi pasien dilaporkan sangat buruk saat pertama ditemukan. Kedua orang tuanya mengaku tidak mengetahui kalau sang anak menderita gizi buruk.
"Akhirnya sekarang sudah ditangani medis. Tim bergerak cepat begitu menerima laporan," kata Kabid Kesehatan Dinkes Wajo, Laetondo, Minggu (7/3/2021).
Dikatakan Laetondo, per tanggal 4 Maret 2021 berdasarkan laporan kepala UPTD Puskesmas Majauleng, tim dinkes turun langsung untuk melihat kondisi pasien. Karena dianggap cukup serius, pasien langsung dirujuk ke RSUD Lamaddukelleng.
Kabid Sosial Dinsos Wajo Warmansyah menyampaikan bahwa pengurusan BPJS telah diusahakan oleh dinas sosial. Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar kartu BPJS pasien bisa digunakan.
Sekadar diketahui RSUD Lamaddukelleng, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, sejak Kamis (4/3/2021) lalu telah menangani dan merawat pasien gizi buruk atas nama Muhammad Asril Rahandika dari Desa Bonto Benteng, Kecamatan Majauleng.
Dokter ahli RSUD Maddukeleng, de Subaedah mengatakan, satu minggu ke depan, pasien gizi buruk tersebut sudah akan ada perubahan. Saat ini sedang diberikan penanganan maksimal.
"Kita targetkan satu dua pekan ke depan sudah akan ada perkembangan. Penanganannya kita optimalkan," imbuhnya.
Gizi buruk di Wajo menurun cukup drastis setiap tahunnya. Hanya saja pemerintah kerap menemukan kasus karena masih adanya sebagian masyarakat merasa malu melaporkan gizi buruk.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
