Rabu, 24 Juni 2026 10:24

Appi Lantik 369 Kepsek: Jangan Ada Lagi 'Titip-titip' di SPMB

Appi Lantik 369 Kepsek: Jangan Ada Lagi 'Titip-titip' di SPMB

Selain fokus pada pelaksanaan SPMB, Munafri juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar segera melakukan akselerasi terhadap berbagai program prioritas pendidikan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin

melantik 269 kepala sekolah di jenjang SD dan SMP di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026). Appi mengingatkan kepsek agar menghindari berbagai praktik penyimpangan.

“Tugas berat dan tanggung jawab besar sudah menanti bapak dan Ibu di depan mata. Saat ini kita berada di era di mana tuntutan masyarakat terhadap transparansi publik sangat tinggi,” jelas Munafri.

Baca Juga

Dikatakan, fokus utama yang harus segera diselesaikan adalah mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 agar berjalan jujur, adil, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai dunia pendidikan.

“Karena itu saya menitipkan amanah yang berat namun mulia kepada seluruh kepala sekolah untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan SPMB 2026 dengan penuh integritas,” tegas Munafri.

Pada momentum pelantikan ini, Appi mengatakan, pengukuhan kepala sekolah secara massal seperti ini kembali dilaksanakan setelah 10 tahun lamanya dinantikan. Disebutkan, satu dekade bukanlah waktu yang singkat, mengingat selama periode tersebut berbagai dinamika, perubahan regulasi, hingga persoalan administrasi menjadi tantangan tersendiri dalam proses penetapan kepala sekolah definitif.

“Selama sepuluh tahun kita menghadapi berbagai tantangan dan transisi. Namun hari ini penantian panjang itu berakhir hari ini,” ungkap Appi.

“Kita tidak ingin sekadar menunjuk seseorang menjadi pemimpin sekolah, tetapi ingin membangun fondasi yang kokoh bagi kemajuan pendidikan di Kota Makassar,” lanjutannya.

Dia menegaskan seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melewati tahapan seleksi yang objektif, transparan, dan berlapis. Karena itu, mereka diharapkan mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan kinerja terbaik dalam memimpin satuan pendidikan masing-masing.

Sebanyak 314 kepala sekolah SD dan 55 kepala sekolah SMP resmi dilantik dalam momentum yang disebut sebagai pengukuhan kepala sekolah secara komprehensif dan massal pertama setelah satu dekade.

Dalam suasana penuh khidmat, Munafri bahkan menyempatkan diri menyalami satu per satu para kepala sekolah yang baru dilantik sebagai bentuk penghormatan atas amanah besar yang mereka emban.

Menurut Appi, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas pendidikan dan membentuk karakter generasi masa depan.

Ia meminta seluruh kepala sekolah menginstruksikan verifikator di sekolah masing-masing agar melakukan proses verifikasi dan validasi data pendaftar secara profesional serta sesuai aturan yang berlaku.

Oleh sebab itu, Munafri menegaskan dirinya tidak ingin lagi mendengar adanya praktik curang dalam proses penerimaan siswa baru.

“Saya tidak ingin lagi mendengar ada riak-riak negatif. Tidak boleh ada budaya titip-menitip, praktik transaksional, atau bentuk kecurangan apa pun yang mencederai hak anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan secara adil,” imbuh Appi.

Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, sekolah merupakan laboratorium moral yang menjadi tempat pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Karena itu, seluruh proses pendidikan, termasuk penerimaan peserta didik baru, harus dimulai dengan nilai kejujuran dan keadilan.

Dikatakan, jikalau proses masuk sekolah saja sudah dicoreng ketidakjujuran, maka sesungguhnya guri sedang merancang kehancuran generasi masa depan.

“Saya tegaskan, berikan hak anak-anak Makassar untuk mendapatkan pendidikan secara adil,” katanya.

Selain fokus pada pelaksanaan SPMB, Munafri juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar segera melakukan akselerasi terhadap berbagai program prioritas pendidikan Pemerintah Kota Makassar.

Ia menegaskan pendidikan merupakan pilar utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemkot Makassar
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer