Muh. Syakir : Senin, 15 Juni 2026 08:30

SUMEDANG, PEDOMANMEDIA - Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila membuka kegiatan “Digital Application for a Healthy Golden Generation” di Aula Gedung B PPBS Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Minggu (14/6/26). Wabup Fajar menyampaikan, apresiasi atas lahirnya inovasi yang merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan kesehatan masyarakat.

"Peluncuran aplikasi ini menjadi simbol pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kesehatan keluarga dan stunting. Aplikasi ini bukan sekadar peluncuran sebuah teknologi, tetapi simbol penanganan stunting dan pembangunan kesehatan," kata Fajar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya dunia pendidikan dan akademisi yang telah berkontribusi melalui penyediaan data, riset, dan inovasi dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Barat. 

"Terima kasih kepada pihak akademisi dan seluruh mitra yang telah membantu menyediakan data dan melakukan berbagai kajian. Kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan untuk membedah berbagai persoalan dan mempercepat penurunan angka stunting di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sumedang," ujarnya.

Fajar juga berpesan kepada Sekda Sumedang dan seluruh perangkat daerah terkait untuk terus mengawal program percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan hingga mencapai target zero stunting di Kabupaten Sumedang. 

"Saya titip kepada bu Sekda dan seluruh jajaran untuk terus mengawal penanganan stunting di Sumedang. Kita harus bekerja bersama, bergerak bersama, sehingga cita-cita mewujudkan Sumedang bebas stunting dapat tercapai," tegasnya.

Ditambahkan Fajar, Keluarga adalah pondasi awal dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. 

"Dari keluargalah lahir anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, upaya pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga dengan memastikan pemenuhan gizi, kesehatan, dan pola asuh yang baik,"tuturnya.

Fajar mengajak agar terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam mempersiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas. 

"Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 tidak lahir secara kebetulan, tetapi harus dipersiapkan sejak hari ini, dimulai dari keluarga yang sehat, anak-anak yang tumbuh optimal, dan lingkungan yang mendukung. Jika anak-anak kita tumbuh kuat dan cerdas, saya yakin Indonesia Emas 2045 akan terwujud," katanya.

Penulis : Sobari Suhendar