TORUT, PEDOMANMEDIA — Polres Toraja Utara meningkatkan operasi penindakan terhadap praktik perjudian adu kerbau. Sejumlah terduga pelaku diamankan usai adanya aksi demo dari gabungan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) beberapa waktu lalu.
Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono mendapat desakan dari PPGT agar praktik judi yang menodai Toraja segera ditertibkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun PEDOMANMEDIA, penangkapan dilakukan di lokasi upacara Rambu Solo’ di Kecamatan Tondon dan Kecamatan Rantepao. Kini sejumlah terduga pelaku beserta barang bukti uang tunai diamankan di Mapolres Toraja Utara.
Kasat Reskrim Polres Toraja Utara Iptu Ruxon menegaskan pihaknya menindak tegas praktik perjudian berkedok adat tersebut.
“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini para terduga pelaku beserta barang bukti uang tunai telah digelandang ke Mapolres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujar Ruxon Jumat, 12 Juni 2026.
Polisi menyebut perjudian berkedok adu kerbau merusak nilai budaya Toraja dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Proses hukum terhadap para terduga pelaku masih berjalan.
Apresiasi datang dari warga. Kadang, 45, salah satu warga Toraja Utara mengapresiasi langkah Polres Toraja Utara.
“Sikap tegas kepolisian berantas judi, terutama judi di adu kerbau kita apresiasi,” ujarnya.
Kadang juga berharap penegakan hukum dilakukan konsisten tanpa tebang pilih.
“Kita harap Polres Torut jangan tebang pilih dalam penegakan hukum, terutama di judi adu kerbau,” harapnya.
BERITA TERKAIT
-
Rumah Penjual Gorengan di Toraja Utara Dibobol Maling, Emas-Uang Raib
-
Bareskrim Didesak Usut Keterlibatan Polisi Bekingi Tambang Ilegal di Toraja Utara
-
Viral! Pengemudi Moge yang Tabrak Bocah hingga Tewas di Toraja Utara Bebas Berkeliaran
-
Polres Torut Tebang Pilih, 2 Titik Tambang Ilegal di Parinding Dibiarkan Beroperasi
-
Informasi Bocor, Polres Torut Gagal Amankan Ekskavator di Lokasi Tambang Ba’lele