MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kota Makassar akan melanjutkan proses seleksi calon Direksi Perumda Air Minum (PDAM). Pemkot telah mendapat restu dari Kementerian Dalam Negeri.
Kepastian itu diterima Wali Kota Munafri Arifuddin saat bertemu Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni di Jakarta, Senin (11/5/2026). Kemendagri memberikan arahan agar proses seleksi tetap dilanjutkan tanpa mengulang tahapan sebelumnya.
Munafri mengatakan konsultasi untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai regulasi. Pemkot Makassar menilai langkah konsultasi ke Kemendagri penting dilakukan demi menjaga transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar, Muhammad Amri mengatakan tahapan seleksi yang sudah berjalan dinyatakan sah.
"Jadi sesuai arahan Pak Dirjen, tahapan yang sudah berjalan itu akan kita lanjutkan kembali dalam waktu dekat," katanya.
Saat ini, Pemkot Makassar mulai menyiapkan kelengkapan administrasi sebelum memasuki tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) berupa wawancara. Sebanyak 24 peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahap wawancara.
Menurut Amri, seluruh peserta telah memenuhi ambang batas nilai kompetensi pada seleksi sebelumnya. Pemkot nantinya akan mengirimkan undangan resmi kepada seluruh peserta untuk mengikuti tahapan lanjutan.
Pemkot juga menargetkan proses seleksi berlangsung lebih cepat sebab PDAM Makassar saat ini belum memiliki pimpinan definitif.
"Jangan terlalu lama PDAM dalam kondisi tanpa pimpinan definitif," ujar Amri.
Direksi yang terpilih nantinya akan menjabat maksimal lima tahun sejak pelantikan. Namun, evaluasi dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan organisasi dan penilaian kinerja pimpinan daerah.
Wajib Pilih Posisi
Dalam skema terbaru, peserta diwajibkan memilih posisi jabatan yang dilamar secara spesifik. Posisi meliputi Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Umum, dan Direktur Teknik.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar, Muhammad Amri mengatakan sistem itu diterapkan agar proses wawancara lebih terarah sesuai kebutuhan jabatan. Selain itu, Kemendagri juga meminta adanya penguatan komposisi tim seleksi.
Pemkot Makassar akan menambah satu perwakilan dari Kemendagri dalam tim seleksi direksi PDAM. Amri menegaskan, tahapan UKK kali ini hanya berupa sesi wawancara karena nilai kompetensi peserta sudah tersedia.
"Seleksi bulan Mei ini, UKK-nya nanti hanya wawancara," ujarnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pemkot Makassar Tanggung Biaya Pengobatan Remaja Korban Begal di Ablam
-
Pembangunan RS Jumpandang Baru Lanjut, Pemkot Makassar Suntik Rp9 M
-
Wawali Aliyah Optimistis Sektor Pariwisata Makassar Kian Bergairah
-
Makassar Raih Paritrana Award Nasional, Satu-satunya di Sulsel
-
Dari Literasi ke Aksi, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas