Sabtu, 02 Mei 2026 14:50

Kontak Tembak dengan TNI di Nduga, Komandan OPM Lau Gwijangge Tewas

Kontak Tembak dengan TNI di Nduga, Komandan OPM Lau Gwijangge Tewas

Wirya menuturkan operasi ini menunjukkan respons cepat aparat keamanan setelah menerima laporan masyarakat.

NDUGA, PEDOMANMEDIA - TNI mengklaim telah menembak mati komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) bernama Lau Gwijangge di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Pelaku ditembak saat personel Satgas Koops TNI Habema melakukan patroli rutin di lokasi.

"Tim patroli Koops TNI Habema berhasil melumpuhkan satu anggota OPM atas nama Lau Gwijangge dengan jabatan komandan wilayah Mugie," kata Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan, Sabtu (2/5/2028).

Kontak tembak terjadi di Kampung Goa Batu, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Jumat (24/4). Aparat TNI awalnya mendapat laporan dari masyarakat terkait keberadaan OPM pimpinan Egianus Kogoya di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti informasi itu, tim patroli bergerak cepat untuk mengamankan warga. Saat melakukan penyisiran di Kampung Goa Batu, aparat mendapat perlawanan dari kelompok OPM hingga terjadi kontak tembak," bebernya.

Ia melanjutkan dalam peristiwa tersebut, tim patroli Koops TNI Habema berhasil melumpuhkan Lau Gwijangge. TNI juga berhasil mengamankan senjata api milik pelaku.

"Selain melumpuhkan satu anggota OPM, tim patroli juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya di antaranya 1 pucuk senjata campuran kaliber 5,5 mm No senjata 011189," katanya.

Barang bukti lain yang diamankan yakni 1 pucuk senapan angin No senjata: A2108828, 8 butir amunisi Kaliber 5,56 mm, 2 buah parang, 1 buah noken, 2 buah kapak, 2 HT, 4 handphone. Kemudian ada bendera bintang kejora serta perlengkapan pendukung lainnya.

Wirya menuturkan operasi ini menunjukkan respons cepat aparat keamanan setelah menerima laporan masyarakat. Dia menegaskan bahwa kehadiran aparat di wilayah tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga sipil.

"Situasi di lokasi dilaporkan telah terkendali. Aparat masih bersiaga guna memastikan keamanan warga serta mengantisipasi potensi gangguan lanjutan," tutupnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#OPM Papua
Berikan Komentar Anda