SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Memperihatinkan. Itulah kalimat yang pantas untuk menggambarkan kondisi ruas jalan Cenranae, Desa Lowa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo.
Sepanjang jalan tampak seperti kubangan. Padahal, Lowa adalah salah satu desa lumbung pangan di Wajo.
Rahman, warga setempat mengungkapkan, jalan ini sejak dirintis pertama kali belum pernah tersentuh pengaspalan. Setiap musim hujan sepanjang jalan berkubang hingga kerap menyulitkan kendaraan yang melintas.
"Ini juga jalan utama yang kami lalui menuju kota. Kalau musim hujan seperti sekarang itu sulit sekali. Jalan sempit dan berlumpur," kata Rahman.
Menurutnya, warga sudah berulang kali mengusulkan perbaikan namun belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah. Jalan ini juga sudah ditinjau banyak anggota Dewan. Setelah itu tak ada lagi tindak lanjut.
"Kami mohon ada perhatian pemda. Pemkab Wajo kami harapkan memberikan solusi perbaikan jalan tersebut. Kalau jalan bagus kan ekonomi kami juga bisa meningkat," katanya.
Terpisah Haji Anwar, anggota Komisi IV DPRD Wajo mengatakan, ia akan berkoordinasi dengan dinas PU agar akses jalan Cenranae bisa segera dikerja. Ia mengaku sangat perihatin karena sudah sangat lama masyarakat merasakan dan menderita dengan kondisi jalanan seperti ini.
"Padahal di daerah ini merupakan salah satu penyangga lumbung pangan yg ada di Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo," kata H Anwar.
Menurutnya, hasil bumi daerah ini melimpah. Tapi sangat disayangkan kondisi jalanan seperti itu.
"Inikan bisa berimbas dan membuat masyarakat tani mengeluarkan pengeluaran yang lebih tinggi dalam mengangkut hasil buminya," kata dia.
BERITA TERKAIT
-
Harapan Andi Rosman di HKG PKK ke-54: Kerajinan Daerah Lebih Berdaya Saing
-
Wujudkan Program Mapaccing, DLH Wajo Tambah 10 Armada Sampah
-
Bupati Andi Rosman Siap Kolaborasi Pemprov Sulsel Perkuat Kebijakan Sektor Pertanian
-
DLH Perkenalkan 'Wajo Green Pest', Cairan Antirayap Dibuat dari Limbah
-
Hadiri HUT ke-67 Maros, Andi Rosman Kenang 30 Tahun jadi ASN