MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberi perhatian serius potensi fenomena alam ekstrem yang diperkirakan terjadi tahun ini. Termasuk ancaman kekeringan panjang akibat El Nino berintensitas tinggi.
El Nino adalah fenomena iklim alami berupa pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur di atas rata-rata normal.
Fenomena ini melemahkan angin pasat, menyebabkan awan hujan bergeser dari Indonesia ke Pasifik, dan sering memicu kekeringan panjang serta kebakaran hutan di Indonesia.
Adapun El Nino Godzilla adalah istilah populer untuk fenomena El Nino yang sangat kuat, ditandai pemanasan suhu permukaan laut Samudra Pasifik yang masif.
Istilah ini menggambarkan kekuatan monster, merujuk pada dampak iklim ekstrem, kekeringan panjang, krisis air bersih, dan gagal panen yang besar, terutama diprediksi di Indonesi
Munafri menegaskan, kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah harus diperkuat sejak dini. Harapannya, dampak bencana bisa ditekan semaksimal mungkin.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Hari Kesiapsiagaan Bencana di Kantor BPBD Makassar Jl Kerung-kerung, Rabu (29/4/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, jajaran OPD, unsur TNI-Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Munafri, fenomena yang disebut sebagai El Nino Godzilla menjadi perhatian khusus karena berpotensi memicu kekeringan lebih parah dibanding kondisi normal.
“Ini menjadi perhatian ekstra bagi kita semua karena tingkat kekeringannya diperkirakan sangat tinggi,” ujarny
Pemkot Makassar memproyeksikan puncak dampak kekeringan akan terjadi pada Juli, Agustus, dan September. Karena itu, langkah antisipasi diminta berjalan sebelum memasuki periode tersebut.
Munafri meminta seluruh jajaran pemerintah kota tidak menunggu situasi darurat terjadi baru bergerak, melainkan menyiapkan strategi sejak sekarang.
Dalam skema penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar ditunjuk sebagai leading sector untuk mengoordinasikan lintas instansi. Ia menekankan seluruh organisasi perangkat daerah harus bergerak dalam satu komando agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.
“BPBD harus memimpin koordinasi ini. Semua pihak harus terlibat supaya pola penanganan kita maksimal,” katanya.
Selain fokus pada penanganan, ia mengingatkan tujuan utama pemerintah adalah meminimalkan korban jiwa maupun kerugian masyarakat saat bencana terjadi.
Menurutnya, setiap instansi harus memahami tugas dan fungsi masing-masing dalam kondisi darurat agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan di lapangan.
“Yang paling penting adalah bagaimana korban bisa diminimalkan. Karena itu semua harus tahu posisi dan perannya masing-masing,” tegasnya.
Pemkot Makassar juga mulai menyiapkan langkah antisipasi penyediaan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Perencanaan distribusi air disusun berdasarkan proyeksi cuaca dari BMKG.
Kebutuhan air bersih dinilai menjadi prioritas utama apabila musim kering berlangsung lebih lama dari biasanya. Setelah periode puncak kekeringan berakhir, pemerintah juga mewaspadai potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai angin kencang.
Perubahan cuaca ekstrem itu diperkirakan muncul akibat perbedaan tekanan udara yang signifikan setelah masa kemarau panjang.
“Setelah September kita harus siap menghadapi hujan tinggi dan angin kencang. Jadi mitigasi tidak berhenti di musim kemarau saja,” jelasnya.
Selain kesiapan infrastruktur, edukasi kebencanaan juga akan diperluas kepada masyarakat, termasuk anak-anak di lingkungan sekolah.
Warga diimbau memahami langkah penyelamatan dasar saat terjadi kondisi darurat dan tidak bertindak panik yang dapat membahayakan diri sendiri.
“BPBD harus aktif melakukan sosialisasi supaya masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat bencana,” pesannya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Appi Paparkan 5 Kebijakan Sektor Pendidikan, Kesejahteraan Guru Masuk Prioritas
-
Janji Appi di May Day 2026: Buruh Harus jadi Bagian Pembangunan Inklusif
-
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026, Dipusatkan di Karebosi
-
Makassar-Jepang Lanjutkan Kerja Sama: Kelola Sampah-Atasi Macet
-
May Day 2026 di Makassar, Appi Janjikan Meriah-Dialogis, tak Ada Long March