Sabtu, 18 April 2026 19:58

JK Blak-blakan: Rismon Minta Ketemu, Minta Uang Saya Tolak

JK Blak-blakan: Rismon Minta Ketemu, Minta Uang Saya Tolak

Merasa nama baiknya dicemarkan oleh narasi sepihak tersebut, JK akhirnya menempuh jalur hukum guna memberikan efek jera.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar fakta baru di balik fitnah pendanaan kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia secara blak-blakan menepis tudingan keterlibatan dirinya dengan mengungkap bahwa pihak pelapor, Rismon Sianipar, sempat meminta uang dan mencoba mengatur pertemuan, serta menyebut sosok Roy Suryo yang juga meminta untuk bertemu.

"Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang, saya tidak terima. Minta uang itu, saya tolak," ungkap JK saat menggelar media briefing di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

Tak hanya menolak Rismon dan rombongannya, JK juga menegaskan bahwa dirinya menutup pintu rapat-rapat saat pakar telematika Roy Suryo mencoba menemuinya.

Baca Juga

"Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Tanggal 2 Maret, dia mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima," tegasnya.

Lantaran seluruh permintaan pertemuan dan uang tersebut ditolak mentah-mentah, JK menduga hal itu memicu Rismon meradang hingga menciptakan kebohongan publik untuk menyerang dirinya dan sejumlah tokoh nasional lainnya.

"Karena saya tidak kasih, dia buat fitnah ini. Dia libatkan semua orang, tuduh saya, tuduh Pak SBY. Ini murni fitnah dan pengalihan isu. Makanya saya laporkan dia ke Bareskrim," beber JK.

Fitnah dan pengalihan isu yang dimaksud JK berkaitan dengan tuduhan tak berdasar dari Rismon yang menyebut JK mendanai pihak-pihak tertentu, termasuk Roy Suryo, senilai Rp5 miliar untuk terus memperkarakan keaslian ijazah Presiden Jokowi.

Merasa nama baiknya dicemarkan oleh narasi sepihak tersebut, JK akhirnya menempuh jalur hukum guna memberikan efek jera, sekaligus menegaskan kepada publik bahwa dirinya sama sekali tidak pernah memfasilitasi pertemuan atau mengucurkan dana sepeser pun untuk memanaskan polemik ijazah tersebut.

 

Editor : Muh. Syakir
#HM Jusuf Kalla #Rismon Sianipar
Berikan Komentar Anda