TATOR, PEDOMANMEDIA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tana Toraja belum terealisasi merata di semua kecamatan. Tercatat, hingga saat ini baru 6 dapur MBG yang beroperasi.
Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengatakan bahwa program MBG belum merata di Tana Toraja. Kata Zadrak, realisasi MBG tergantung pada investor.
"Tergantung investornya. Kami hanya mengawasi," kata Zadrak Kepada PEDOMANMEDIA di kantor BPKAD Kabupaten Tana Toraja, Rabu 4 Maret 2026.
Hal yang sama disampaikan oleh Sekda Tana Toraja Rudhy Andilolo selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Tana Toraja.
"Kita hanya memfasilitasi dan mengontrol jalannya MBG. Soal teknis dan infrastruktur di lapangan, tergantung investor," ungkap Rudhy di ruang kerjanya.
"Soal keuangan, kami juga tidak tahu menahu. Itu investor," ujarnya.
Dari segi infrastruktur dapur MBG di Tana Toraja, Rudhy Andilolo mengakui mengalami keterlambatan pembangunan.
"Keterlambatan pembangunan infrastruktur dapur MBG Kebanyakan di bagian barat (daerah terpencil)," ucap Rudhy.
BERITA TERKAIT
-
Dukung Tata Kelola Ekspor SDA, Ambar Optimistis APBN Amankan Program MBG
-
Lusa, Laksus Laporkan Dugaan Mark-up Pengadaan Internet Pemkab Tator ke Polda Sulsel
-
Prabowo: MBG Sudah Dirasakan Manfaatnya, tak Akan Dihentikan
-
THR, TPG dan Gaji Ke-13 Guru di Tana Toraja Belum Cair, Nunggak Rp15 M
-
Cakupan JKN 99,42%, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC 2026