WAJO, PEDOMANMEDIA — Komitmen DPRD Kabupaten Wajo dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali ditegaskan dalam Rapat Paripurna yang digelar Rabu, 25 Februari 2026. Agenda utama rapat ini adalah penerimaan Laporan Hasil Reses seluruh anggota DPRD yang telah turun langsung menyapa konstituen di daerah pemilihan masing-masing.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, didampingi Wakil Ketua I Andi Merly Iswita dan Wakil Ketua II Andi Muh Rasyadi. Tujuh fraksi secara bergiliran menyerahkan laporan reses kepada pimpinan dewan sebagai bentuk tanggung jawab konstitusional dalam menyerap kebutuhan masyarakat.
Menurut Firmansyah Perkesi, laporan hasil reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi akan menjadi dokumen strategis dalam menyusun pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Pokir tersebut nantinya akan diserahkan ke Pemerintah Daerah untuk dijadikan bahan perencanaan pembangunan, baik untuk tahun berjalan maupun tahun berikutnya.
“Laporan ini adalah suara rakyat. Kami akan kawal agar setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah. Saya minta Sekretariat DPRD segera memfasilitasi penyusunan pokir, baik dari sisi administrasi maupun teknis,” tegas Firmansyah.
Dengan digelarnya rapat paripurna ini, DPRD Wajo menegaskan posisinya sebagai jembatan aspirasi antara masyarakat dan pemerintah. Harapannya, suara rakyat yang telah dihimpun melalui reses tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput.
TAG
BERITA TERKAIT
-
DPRD Wajo Evaluasi LKPJ Bupati: Ada Penggunaan Anggaran tak Optimal
-
Buruh Ungkap Sederet Dugaan Pelanggaran PT EEE Sengkang, DPRD Wajo Mediasi
-
Sempat Mangkrak, Komisi III DPRD Wajo Pastikan Proyek Kawasan Kumuh Lanjut Tahun ini
-
DPRD Wajo Pertanyakan Proyek Jalan Kota Baru di Sabbangparu: Tak Ada Asas Manfaat!
-
Komisi I DPRD Wajo Harap Operasi Ketupat 2026 Fokus Jaga Objek Vital di Jalur Mudik