Senin, 12 Januari 2026 08:01

Jadi Biang Macet, Warga Minta SPBU Karassik Rantepao Ditutup

Kendaraan terjebak macet di depan SPBU Karassik Rantepao.
Kendaraan terjebak macet di depan SPBU Karassik Rantepao.

Jalan raya jalur dua sudah sempit, tapi diserobot oleh antrean kendaraan sehingga terpaksa kendaraan harus bergantian lewat dan menimbulkan kemacetan parah.

TORUT, PEDOMANMEDIA - SPBU Karassik di pusat Kota Rantepao, Kabupaten Toraja Utara menjadi biang kemacetan parah setiap harinya. Seperti yang terjadi pada Senin pagi, 12 Januari 2026.

Puluhan kendaraan terjebak kemacetan parah di sepanjang jalur itu. Antrean kendaraan yang keluar dan masuk ke SPBU Karassik membuat arus lalu lintas memadat pada satu titik.

Kondisi ini berlangsung hampir setiap hari. Terutama pada pagi dan sore hari.

Baca Juga

Warga pun mempertanyakan keberadaan SPBU Karassik yang dinilai berdiri pada titik yang tidak representatif. Warga mengusulkan SPBU ini dibekukan agar tak terus menerus memicu kemacetan.

"Harusnya ditutupmi ini SPBU karena lokasinya tidak layak," ujar seorang pengguna jalan yang terjebak macet.

Warga juga mempertanyakan perizinan SPBU yang terkesan dipaksakan.

"Izinnya harus diteliti ulang ini. Jangan-jangan tidak ada izinnya," ucapnya lagi.

Lia, seorang lainnya juga meminta pihak PT Pertamina dan Pemda Toraja Utara untuk menganulir dan mencabut izin operasional dan seluruh izin dari SPBU milik PT. Baruka Permai tersebut.

"Sangat menyiksa kalau melintas di Karassik karena separuh bahu jalan sudah dirampas jadi antrean kendaraan yang mau mengisi BBM," keluhnya.

Menurut Lia, jalan raya jalur dua sudah sempit, tapi diserobot oleh antrean kendaraan sehingga terpaksa kendaraan harus bergantian lewat dan menimbulkan kemacetan parah.

Diketahui, sejak diresmikannnya SPBU Karassik ini, warga di pemukiman sekitar SPBU ramai-ramai melakukan penolakan. Namun diduga ada pejabat yang membekingi sampai SPBU ini terkesan dipaksakan.

Penulis : Gista
Editor : Muh. Syakir
#SPBU Karassik #Macet di SPBU Karassik
Berikan Komentar Anda