Kamis, 08 Januari 2026 12:10

Beredar Video Napi di Lapas Narkotika Sungguminasa Bebas Pakai HP, Aktivis: Ini Pembiaran

Lapas Narkotika Sungguminasa, Gowa.
Lapas Narkotika Sungguminasa, Gowa.

Rahmat mendesak pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera turun memeriksa para pimpinan Lapas Bollangi.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sebuah video berdurasi 33 detik yang memperlihatkan seorang yang diduga narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Narkotika Sungguminasa (Lapas Bollangi) beredar di sejumlah Grup WhatsApp. Video ini menuai banyak reaksi.

Rahmatullah, Ketua Umum Public Research Institut (PRI) mengecam keras kejadian itu. Menurutnya, ada indikasi pembiaran secara terstruktur saat ini di Lapas Narkotika. Karena terlihat dari video itu lebih dari satu orang napi yang memiliki dan menggunakan handphone (HP).

"Saya kira dari video ini kita sudah bisa menyimpulkan, sepertinya terjadi pembiaran karena jelas terlihat bukan cuma satu narapidana memiliki atau menggunakan HP," ujar Rahmat.

Baca Juga

Tidak hanya itu, isu adanya seorang napi yang kerap disapa Spanyol diduga terlibat mengedarkan narkoba di dalam lapas. Spanyol yang saat ini berada di Lapas Bollangi dan diduga kuat telah berada di Blok Bb kamar 7.

Dengan tegas Rahmat mendesak pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera turun memeriksa para pimpinan Lapas Bollangi.

"Ini juga. Seperti salah satu napi bernama Spanyol yang di blok Bb kamar 7 terkenal sebagai penguasa seperti lahan di dalam Lapas Bollangi, katanya dia bisa protes ke pegawai kalau ada juga napi seperti yang dia lakukan. Sepertinya suasana di sana sudah tidak sehat dan wajib pihak kanwil turun memeriksa para pimpinan di sana," tegasnya.

Kepala Pengamanan Lapas Narkotika Sungguminasa, Fadil, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan ia akan mengecek terkait kebenaran video yang beredar. Fadil menambahkan, jika video itu benar, maka ia tidak segan-segan menindak para napi.

"Terima kasih laporannya Om, kami akan lakukan pemeriksaan terhadap napi itu. Apabila terbukti maka diberikan sanksi berat, akan ditempatkan di sel khusus dan tentunya register F," kata Fadil kepada wartawan.

Saat dipertanyakan terkait Spanyol, Fadil pun membenarkan bahwa napi tersebut kini berada di Lapas Bollangi. Hingga saat ini ia masih mengecek kebenaran terkait informasi yang disampaikan. Ia memastikan jika semuanya terbukti, maka sanksi berat telah menanti.

"Iya ada di Bollangi (Spanyol), sementara kami cek dan ricek Om jika benar kami akan sanksi berat," pungkasnya.

Editor : Muh. Syakir
#Lapas Narkotika Sungguminasa
Berikan Komentar Anda