Muh. Syakir : Minggu, 28 Desember 2025 09:29

ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Sulawesi Selatan H Saharuddin menyoroti rencana pengalihan anggaran Jembatan Randangan, Kabupaten Enrekang ke sektor lain. Pengalihan ini dinilai bisa menghambat percepatan restrukturisasi infrastruktur di Enrekang.

Berdasarkan laporan warga Kelurahan Pu' Serren, proyek senilai ratusan juta ini belum ada aktivitas apapun per 27 Desember 2025. Saharuddin langsung mengunjungi lokasi. Ia disambut warga.

"Akses jalan ini vital, tapi kenapa tidak ada tanda-tanda pembangunan?" tanya Nasaruddin, tokoh masyarakat Randangan.

Saharuddin menghubungi Kasubag Perencanaan Keuangan Provinsi, Sakura.

"Tidak ada pengalihan anggaran! SK Gubernur harus diikuti!" tegas Sakura.

Namun, Kepala Dinas PU-TR Enrekang, Andi Sapada, punya versi lain.

"SK Gubernur sudah diserahkan ke Bupati, terserah beliau mana yang akan dikerjakan," katanya.

Andi Sapada menjelaskan, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan jalan di tiga titik karena keterbatasan waktu dan anggaran.

"Jembatan Randangan dan Baruka hanya akan dikerjakan perencanaan tahun ini," tutupnya.

Warga Randangan masih menanti realisasi proyek ini. Apakah dana miliaran itu akan 'menguap' begitu saja?