Jusrianto : Sabtu, 20 Februari 2021 16:10
Aktivitas bongkar barang di Pasar Sentral Sengkang.

WAJO, PEDOMANMEDIA -A Aktivitas mobil angkutan barang dan bongkar muat di seputaran Pasar Sentral Sengkang, Kecamatan Tempe dinilai jadi biang kemacetan. Hal itu menyebabkan jalan menjadi sempit bagi pengendara.

Warga pengguna jalan menilai aktivitas angkutan yang melakukan bongkar muat barang tersebut membuat sempit akses jalan seputaran Pasar Sentral, betapa tidak kendaraan truk tersebut bahkan menggunakan sepatu badan akses jalan untuk memarkir kendaraanya dan memicu terjadinya kemacetan setiap saat.

Untuk itu warga dan pengguna jalan berharap adanya langkah atau solusi yang ditempuh dan diambil pemerintah serta pihak bagian Satlantas Polres Wajo untuk mengantisipasi hal tersebut dan juga tidak lagi menimbulkan kemacetan setiap saat.

"Perimerintah perku mencarikan solusi bersama dengan Satlantas Polres Wajo di samping membuat macet tentu secara aturan hukum lalu lintas juga dinilai menyalahi aturan," kata salah seorang pengguna jalan, Ramdan.

Sementara itu, Camat Tempe Supardi mengatakan hal ini memang perlu diantisipasi dan jangan terus-menerus.

"Ini sementara kami akan carikan solusi dan jalannya agar bisa menjadi lancar dan juga pemandangan jadi lebih bagus.

"Kami akan lakukan koordinasi dengan pak Bupati dan juga instansi terkait dalam hal ini Dishub Pemkab Wajo dan pihak Satlantas Polres Wajo agar ada langkah atau solusi untuk hal tersebut dan mengatasi soal kemacetan Pasar Sentral Sengkang tersebut," ungkapnya.

Di sisi lain, Kadishub Wajo Andi Hasanuddin mengatakan pihaknya akan melakukan langkah dan solusi untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi baik itu sekitaran Pasar Sentral dan lokasi-lokasi lainnya di Wajo.

"Ini kami akan tata lebih baik dan akan melakukan koordinasi dengan pak bupati dan pihak Satlantas agar adanya solusi soal kemacetan ini, apakah nantinya ada tempat yang dikhususkan untuk melakukan parkir kendaraan tersebut atau untuk melakukan aktivitas bongkar muatan," jelasnya.