MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melantik 15 pejabat eselon II hasil lelang jabatan. Pelantikan pejabat eselon II berlangsung di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jumat (31/10/2025).
Hasil job fit atau uji kompetensi ini membuat sejumlah pejabat dipindahkan ke jabatan lain. Sejumlah jabatan eselon II kini lowong.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding membenarkan hal itu. Sejumlah jabatan eselon II yang lowong imbas pelantikan 15 pejabat baru akan segera diisi melalui dua opsi.
"Jadi untuk jabatan lowong sesuai arahan pimpinan kita akan coba melakukan simulasi juga. Inikan ada 2 opsi, pertama itu tetap melalui seleksi terbuka seperti biasa," kata Erwin kepada wartawan.
Opsi kedua melalui konstruksi manajemen talenta ASN. Menurut Erwin, manajemen talenta dilakukan setelah ada proses profiling kompetensi dari masing-masing ASN.
"Lalu kemudian diformulasikan digabung dengan kinerja, digabung dengan kualifikasinya, lalu kemudian diramu. Ini memang kemudian bisa langsung kita punya data suksesi," paparnya.
Manajemen talenta ini ada aturan dan mekanismenya tersendiri. Pihaknya ke depan akan mempertimbangkan opsi terbaik yang akan digunakan.
"Jadi skema itu ada, nanti kita liat nanti bagaimana dalam waktu yang bisa kejar yang mana, kalau mau mudah kan seleksi terbuka," ucap Erwin.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 32 pejabat sempat mengikuti job fit yang berlangsung di kantor Gubernur Sulsel pada 22-23 Oktober. Job fit digelar untuk menilai apakah seorang pejabat masih layak dan sesuai dengan jabatan yang tengah diembannya.
"Kalau job fit itu, kita hanya ingin mengetahui apakah seorang pejabat itu masih cocok atau pas di jabatan yang sedang dipangkunya," kata Sekda Sulsel Jufri Rahman kepada wartawan, Kamis (23/10).
Berikut daftar 15 pejabat eselon II l yang dilantik:
1. Andi Winarno Eka Putra
Jabatan Lama: Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP)
Jabatan Baru: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
2. Astina Abbas
Jabatan Lama: Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK)
Jabatan Baru: Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDA-CKTR)
3. Reza Faisal Saleh
Jabatan Lama: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Jabatan Baru: Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
4. Andi Darmawan Bintang
Jabatan Lama: Kepala Dinas SDA CKTR
Jabatan Baru: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
5. Idham Kadir
Jabatan Lama: Kepala Biro Pemerintahan
Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Pemerintahan
6. Ichsan Mustari
Jabatan Lama: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Jabatan Baru: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
7. Nurlina Saking
Jabatan Lama: Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat
8. Andi Ihsan
Jabatan Lama: Kepala Biro Umum
Jabatan Baru: Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi
9. Ishaq Iskandar
Jabatan Lama: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)
Jabatan Baru: Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
10. Erwin Sodding
Jabatan Lama: Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat
Jabatan Baru: Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
11. Evi Mustikawati Arifin
Jabatan Lama: Direktur RSUD Haji
Jabatan Baru: Kepala Dinas Kesehatan
12. Rachmawati
Jabatan Lama: Direktur RSUD Labuang Baji
Jabatan Baru: Direktur RSUD Haji
13. Andi Eka Prasetia
Jabatan Lama: Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Jabatan Baru: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM
14. Kasman
Jabatan Lama: Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
Jabatan Baru: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)
15. Bustanul Arifin
Jabatan Lama: Kepala Biro Organisasi
Jabatan Baru: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Sudirman: Progres Ruas Jalan Makassar-Gowa-Takalar Capai 26%
-
Jalin Kolaborasi, Diskominfo SP Sulsel-BMKG Tingkatkan Kualitas Informasi Kebencanaan
-
Sektor Pariwisata Sulsel Tumbuh, Sekda Jufri Rahman Harap Ekraf Ikut Bangkit
-
Pemprov Sulsel-PLN Sepakat Dorong Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
-
Vaksin Campak Sudah Terdistribusi ke 7 Daerah, Pemprov Sulsel Yakin Kasus Bisa Ditekan